<
Hukum  

Pencuri Tutup Hidran di Batam Ditangkap, Aksinya Nyanyi ‘Di Antara Aku dan Besi’ di Kantor Polisi Viral di Medsos

Pencuri Tutup Hidran di Batam Ditangkap, Aksinya Nyanyi ‘Di Antara Aku dan Besi’ di Kantor Polisi Viral di Medsos
Usai ditangkap,pencuri rayap besi tutup hidran di Batam jadi viral usai nyanyi Di Antara Aku dan Besi di Polresta Barelang (tangkapan layar)

Batam, Nagoyapos.com – Seorang pria yang diduga terlibat dalam pencurian tutup hidran di kawasan Pasir Putih, Kecamatan Bengkong, Kota Batam, diamankan oleh jajaran Satreskrim Polresta Barelang. Namun bukan hanya penangkapannya yang menjadi perhatian publik, melainkan sebuah video yang memperlihatkan pelaku menyanyikan lagu berjudul “Di Antara Aku dan Besi” saat berada di kantor polisi.

Video tersebut viral di berbagai platform media sosial dan memicu beragam komentar dari warganet. Dalam rekaman yang beredar, pria yang diduga sebagai pelaku pencurian itu tampak menyanyikan lagu dengan lirik yang dimodifikasi dan berisi pengakuan tentang kebiasaannya mengambil besi untuk dijual.

Berdasarkan informasi yang beredar, pelaku ditangkap oleh Tim Buser Jatanras Satreskrim Polresta Barelang pada 17 Juni 2026 terkait dugaan pencurian tutup hidran di kawasan Pasir Putih, Bengkong.

Setelah diamankan, pelaku dibawa ke kantor Satreskrim Polresta Barelang untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut. Saat berada di kantor polisi itulah video yang kemudian viral tersebut direkam.

Lagu Sindiran yang Bikin Heboh

Dalam video, pelaku menyanyikan lagu yang diadaptasi dari lagu populer “Mejikuhibiniu” yang dipopulerkan oleh Tenxi, Suisei, dan Jemsii. Namun liriknya diubah menjadi “Di Antara Aku dan Besi” yang menggambarkan aksi pencurian besi dan barang logam.

Beberapa penggalan lirik yang terdengar dalam video antara lain:

“Di antara aku dan besi, cuman besi tiada yang lain…”

“Aku gergaji langsung ku kiloin, rayap besi aku tak main-main…”

“Awalnya aku coba-cobain, pasti aku ketagihan lalu ditangkap…”

Lirik tersebut sontak menarik perhatian publik karena dinilai unik sekaligus menyindir aksi pencurian besi yang kerap merugikan fasilitas umum dan masyarakat.

Viral dan Jadi Perbincangan Warganet

Usai beredar luas di media sosial, video tersebut mendapat ribuan tayangan dan komentar dari netizen. Sebagian menganggap video itu sebagai bentuk kreativitas aparat dalam memberikan efek jera, sementara lainnya menyoroti aspek etika dalam memperlakukan terduga pelaku tindak pidana.

Hingga kini, pihak kepolisian masih melakukan proses penyelidikan dan pendalaman terkait dugaan pencurian tutup hidran tersebut.

Kasus ini sekaligus menjadi pengingat bahwa pencurian fasilitas publik seperti tutup hidran tidak hanya merugikan pemerintah, tetapi juga dapat membahayakan keselamatan masyarakat karena mengganggu fungsi infrastruktur yang seharusnya digunakan untuk keadaan darurat.

Risman

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *