<

Perempuan Pengendara Motor Wajib Tahu, 5 Kebiasaan Sederhana yang Bisa Selamatkan Nyawa di Jalan

Instruktur Safety Riding PT Capella Dinamik Nusantara memberikan edukasi kepada pengendara perempuan mengenai pentingnya menerapkan prinsip #Cari_Aman demi keselamatan saat berkendara di jalan raya.

Batam-(NagoyaPos.Com) – Perempuan memiliki mobilitas yang tinggi dalam aktivitas sehari-hari, mulai dari bekerja, kuliah, berbelanja hingga mengantar anak ke sekolah. Namun di balik rutinitas tersebut, masih banyak kebiasaan kecil saat berkendara yang sering dianggap sepele, padahal dapat berdampak besar terhadap keselamatan di jalan.

PT Capella Dinamik Nusantara selaku Main Dealer Honda wilayah Kepulauan Riau mengingatkan pentingnya membangun budaya berkendara aman melalui kampanye #Cari_Aman. Keselamatan tidak hanya ditentukan oleh kemampuan mengendarai sepeda motor, tetapi juga dipengaruhi kebiasaan sehari-hari serta perlengkapan yang digunakan saat berkendara.

Instruktur Safety Riding PT Capella Dinamik Nusantara, Christofer Valentino, mengatakan banyak risiko kecelakaan yang sebenarnya bisa dicegah dengan memperhatikan hal-hal sederhana sebelum dan selama berkendara.

“Keselamatan saat berkendara harus menjadi prioritas. Penggunaan perlengkapan yang tepat dan kebiasaan berkendara yang baik akan membantu mengurangi risiko di jalan sekaligus mendukung budaya berkendara aman #Cari_Aman,” ujar Christofer.

Berikut lima hal penting yang perlu diperhatikan pengendara perempuan saat menggunakan sepeda motor:

1. Jangan Biarkan Fokus Terpecah

Konsentrasi merupakan faktor utama dalam keselamatan berkendara. Menggunakan ponsel saat motor berjalan, berkendara dalam kondisi lelah, mengantuk, atau kurang sehat dapat meningkatkan risiko kecelakaan.

Karena itu, pengendara disarankan berhenti terlebih dahulu di tempat yang aman jika harus menggunakan telepon genggam. Fokus terhadap kondisi lalu lintas dan lingkungan sekitar menjadi kunci utama menghindari bahaya di jalan.

2. Helm Bukan Sekadar Pelengkap

Masih banyak pengendara yang menggunakan helm tanpa mengunci tali pengaman atau memakai ukuran yang tidak sesuai. Padahal, helm berstandar SNI yang digunakan dengan benar dapat memberikan perlindungan maksimal saat terjadi benturan.

Bagi perempuan berhijab, penggunaan inner hijab yang nyaman juga dapat membantu posisi helm tetap pas dan tidak mudah bergeser saat berkendara.

3. Tas Harus Dibawa dengan Cara Aman

Tas yang digantung sembarangan atau diselempangkan secara tidak tepat berpotensi mengganggu keseimbangan saat berkendara. Selain itu, barang bawaan yang terlihat mencolok juga dapat mengundang tindak kejahatan.

Jika memungkinkan, barang bawaan sebaiknya disimpan di bagasi motor. Apabila harus dibawa di badan, penggunaan tas ransel lebih disarankan karena lebih stabil dan tidak mudah bergeser.

4. Hindari Sandal dan Alas Kaki yang Licin

Pemilihan alas kaki ternyata juga berpengaruh terhadap keselamatan. Sandal atau sepatu berhak tinggi dapat membuat pengendara kesulitan menjaga keseimbangan saat berhenti maupun bermanuver.

Sepatu yang menutupi kaki dan memiliki pijakan yang kuat menjadi pilihan terbaik karena lebih aman sekaligus melindungi kaki dari panas mesin maupun risiko cedera ringan.

5. Pilih Pakaian yang Nyaman dan Tidak Mengganggu Gerak

Pakaian yang terlalu ketat atau membatasi ruang gerak dapat menyulitkan pengendara saat mengendalikan motor. Penggunaan celana panjang lebih direkomendasikan karena memberikan keleluasaan bergerak dan perlindungan tambahan.

Bagi yang mengenakan rok, perlu memastikan model dan panjangnya tidak mengganggu pergerakan kaki atau berisiko tersangkut saat berkendara.

Sales Manager PT Capella Dinamik Nusantara wilayah Kepulauan Riau, Duri Yanto, menambahkan bahwa perempuan merupakan kelompok pengendara dengan mobilitas harian yang cukup tinggi sehingga kesadaran terhadap keselamatan berkendara perlu terus ditingkatkan.

Menurutnya, langkah sederhana seperti menjaga fokus, menggunakan perlengkapan yang tepat, dan membawa barang dengan aman dapat membuat perjalanan menjadi lebih nyaman sekaligus mengurangi risiko kecelakaan.

“Keselamatan dimulai dari kebiasaan sehari-hari. Semakin disiplin pengendara menerapkan prinsip #Cari_Aman, semakin besar peluang untuk tiba di tujuan dengan selamat,” ujarnya.

Pada akhirnya, safety riding bukan hanya soal mampu mengendarai sepeda motor, tetapi juga tentang membangun kebiasaan baik yang dilakukan setiap hari. Sebab, hal-hal kecil yang sering dianggap sepele justru bisa menjadi penentu keselamatan di jalan. (*)

 

 

Reporter : RY

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *