<

Pegadaian Ajak Generasi Muda “Beli Masa Depan dengan Harga Hari Ini” Lewat Investasi Emas

Direktur Manajemen Risiko, Legal, dan Kepatuhan PT Pegadaian (Persero), Ismail Ilyas, memberikan materi pada kegiatan CEO Talks di Universitas Andalas, Padang. Dalam kesempatan tersebut, Pegadaian mengajak generasi muda membangun kebiasaan investasi dan literasi keuangan sejak dini melalui semangat "Beli Masa Depan dengan Harga Hari Ini."

Batam-(NagoyaPos.Com) – PT Pegadaian (Persero) mengajak generasi muda untuk mempersiapkan diri menghadapi era digital yang terus berkembang melalui penguatan literasi keuangan, peningkatan kompetensi, serta perencanaan keuangan sejak dini.

Pesan tersebut disampaikan Direktur Manajemen Risiko, Legal, dan Kepatuhan PT Pegadaian (Persero), Ismail Ilyas, saat menjadi pembicara dalam kegiatan CEO Talks yang digelar Universitas Andalas (Unand), Padang, Senin (29/6).

Mengusung tema “Inovasi Keuangan Digital dan Inklusi Keuangan: Peran Strategis Pegadaian dalam Pemberdayaan Masyarakat”, kegiatan ini menjadi wadah kolaborasi antara dunia industri dan perguruan tinggi untuk memberikan wawasan kepada mahasiswa mengenai transformasi industri jasa keuangan serta kesiapan menghadapi dunia kerja.

Dalam paparannya, Ismail menegaskan bahwa keberhasilan di masa depan tidak hanya ditentukan oleh prestasi akademik, tetapi juga oleh karakter, kemampuan beradaptasi, serta kecerdasan dalam mengelola keuangan.

“Dunia kerja akan terus berubah seiring pesatnya perkembangan teknologi. Karena itu, generasi muda harus menjadi pembelajar sepanjang hayat yang adaptif sekaligus bijak dalam mengelola keuangan. Prinsipnya adalah ‘Beli Masa Depan dengan Harga Hari Ini’. Artinya, mulai sekarang anak muda harus berani berinvestasi dan menyusun perencanaan keuangan yang terukur untuk masa depan,” ujar Ismail.

Ia juga mengingatkan pentingnya membangun kebiasaan finansial yang sehat sejak memperoleh penghasilan pertama. Langkah tersebut dapat dimulai dengan menyiapkan dana darurat, menyusun skala prioritas kebutuhan, serta memilih instrumen investasi yang aman dan sesuai dengan tujuan jangka panjang.

Menurutnya, literasi keuangan menjadi bekal penting agar generasi muda tidak mudah terjebak dalam gaya hidup konsumtif.

Sebagai bagian dari komitmen memperluas inklusi dan edukasi keuangan, Pegadaian terus menghadirkan berbagai inovasi digital. Kolaborasi bersama Universitas Andalas menjadi salah satu upaya memperkenalkan layanan keuangan digital kepada mahasiswa secara langsung.

Antusiasme peserta terlihat tinggi. Selama kegiatan berlangsung, lebih dari 1.000 mahasiswa mengunduh aplikasi Tring sekaligus membuka akun Tabungan Emas Pegadaian sebagai langkah awal memulai investasi sebelum memasuki dunia kerja.

Melalui kegiatan ini, Pegadaian berharap dapat melahirkan generasi muda yang tidak hanya melek teknologi, tetapi juga memiliki ketahanan finansial yang kuat sehingga mampu berkontribusi dalam mendorong pertumbuhan ekonomi nasional. (*)

 

 

Reporter : RY

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *