<

Tahun Ajaran Baru 2026, Pemko Batam Salurkan Seragam dan Baju Melayu Gratis untuk Ribuan Siswa

Tahun Ajaran Baru 2026, Pemko Batam Salurkan Seragam dan Baju Melayu Gratis untuk Ribuan Siswa
Pemko Batam kembali gakian sergam gratis kepada murid SD dan pelajar SMP (ilustrasi)

Batam, Nagoyapos.com – Kabar baik bagi para orang tua dan peserta didik di Kota Batam. Pemerintah Kota (Pemko) Batam kembali menggulirkan program seragam gratis bagi siswa baru jenjang Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP) pada tahun ajaran 2026/2027.

Program yang rutin dilaksanakan setiap tahun ini ditujukan untuk membantu meringankan beban orang tua dalam memenuhi kebutuhan sekolah anak sekaligus memastikan seluruh peserta didik dapat memulai tahun ajaran baru dengan perlengkapan yang layak.

Melalui Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Batam, Pemko menegaskan bantuan tersebut diberikan kepada siswa kelas 1 SD dan kelas 7 SMP, baik yang bersekolah di sekolah negeri maupun swasta yang telah terdata sebagai penerima program.

“Untuk tahun ini yang mendapatkan program seragam gratis adalah siswa baru kelas 1 SD dan kelas 7 SMP. Bantuan diberikan untuk sekolah negeri maupun swasta yang terdata sebagai penerima,” ujar Kepala Diskominfo Kota Batam, Rudi Panjaitan.

Pemko Batam Siapkan Lebih dari 52 Ribu Set Seragam

Untuk jenjang Sekolah Dasar, Pemko Batam menyiapkan:

* 26.344 set seragam sekolah
* 26.334 set baju Melayu

Program tersebut mencakup 145 SD Negeri dan 227 SD Swasta yang tersebar di seluruh wilayah Kota Batam.

Tak hanya seragam sekolah, pemerintah juga membagikan baju Melayu sebagai bagian dari upaya melestarikan budaya lokal sejak usia dini.

“Selain seragam sekolah, kami juga memberikan baju Melayu sebagai bentuk pelestarian budaya daerah. Anak-anak tidak hanya mendapatkan perlengkapan sekolah, tetapi juga dikenalkan dengan identitas Melayu sebagai bagian dari budaya Batam,” kata Rudi.

Siswa Baru SMP Juga Kebagian Seragam Gratis

Untuk jenjang SMP, jumlah bantuan yang disiapkan juga tidak kalah besar.

Pemko Batam menyediakan:

* 26.501 set seragam sekolah
* 26.501 set baju Melayu

Bantuan tersebut diperuntukkan bagi siswa baru kelas 7 yang belajar di 65 SMP Negeri dan 136 SMP Swasta di Kota Batam.

Menurut Rudi, program ini merupakan salah satu bentuk komitmen pemerintah daerah dalam mendukung akses pendidikan sekaligus membantu masyarakat menghadapi tingginya biaya kebutuhan sekolah.

“Harapannya program ini bisa meringankan beban orang tua siswa. Pemerintah hadir agar anak-anak Batam dapat memulai sekolah dengan perlengkapan yang layak,” tuturnya.

Ada Sekolah yang Tidak Mengikuti Program

Meski sebagian besar sekolah di Batam mengikuti program seragam gratis, terdapat beberapa sekolah yang memilih tidak menerima bantuan tersebut.

Berdasarkan data Pemko Batam, sekolah-sekolah tersebut merupakan Satuan Pendidikan Kerja Sama (SPK).

SD yang tidak mengikuti program:

* Australia International School (AIS)
* SD Djuwita
* SD Kallista
* SD Mondial
* SD Monte Sienna
* SD Global
* SD ISB

SMP yang tidak mengikuti program:

* SMP Kallista
* SMP Mondial
* SMP Global
* Independent School Batam

Rudi menegaskan, di luar sekolah-sekolah tersebut, seluruh sekolah yang telah memenuhi persyaratan akan menerima bantuan seragam gratis sesuai data yang dimiliki Pemerintah Kota Batam.

Program ini diharapkan tidak hanya membantu meringankan beban ekonomi keluarga, tetapi juga meningkatkan semangat belajar peserta didik sekaligus memperkuat kecintaan terhadap budaya Melayu melalui penggunaan baju adat di lingkungan sekolah.

Risman

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *