Batam, Nagoyapos – Persoalan asmara kembali memicu tindak kriminal di Batam. Seorang pria berinisial Aie (24) harus dilarikan ke rumah sakit setelah mengalami luka tikam di punggung dan goresan di dada akibat senjata tajam. Pelaku diketahui bernama Rrc (25), yang tak lain adalah teman dari istri korban.
Peristiwa penganiayaan ini terjadi di depan Sekolah Eppata Batam, Kelurahan Tanjung Buntung, Kecamatan Bengkong, pada Kamis (25/9/2025) dini hari.
Menurut keterangan polisi, korban datang bersama istrinya dan adik iparnya untuk menemui pelaku di lokasi yang telah disepakati. Namun, bukannya menyelesaikan masalah, pelaku justru menabrak korban dengan sepeda motor dan langsung menyerangnya menggunakan pisau.
“Korban mengalami luka robek di punggung dan luka gores di dada. Setelah sempat dirawat di RS Harapan Bunda, korban melaporkan kejadian ini ke Polsek Bengkong,” ujar Kapolresta Barelang Kombes Pol Zaenal Arifin melalui Kapolsek Bengkong Iptu Yuli Endra, Minggu (28/9/2025).
Unit Reskrim Polsek Bengkong bergerak cepat dan berhasil mengamankan pelaku di kamar kosnya tanpa perlawanan di hari yang sama. Barang bukti berupa sebilah pisau dan sepotong baju turut disita polisi.
Dari hasil pemeriksaan, motif penikaman ini diduga kuat dipicu persoalan asmara. Korban menuduh pelaku memiliki hubungan spesial dengan istrinya. Pertemuan yang awalnya dimaksudkan untuk klarifikasi justru berakhir ricuh hingga mengakibatkan tindak penganiayaan.
“Pelaku sudah kami tahan dan dijerat Pasal 351 ayat (2) KUHP dengan ancaman hukuman maksimal lima tahun penjara,” tambah Kapolsek.
Polisi juga mengimbau masyarakat untuk tidak menyelesaikan masalah pribadi dengan cara kekerasan, karena justru akan menambah masalah baru.


















