Batam, Nagoyapos – Belum habis duka, belum kering lumpur sisa banjir sebelumnya, banjir bandang susulan kembali menerjang kawasan Batu Busuak, Kecamatan Pauh, Kota Padang, pada Minggu (14/12/2025) sore. Arus air yang datang tiba-tiba membuat warga panik dan memaksa petugas bergerak cepat di tengah cuaca ekstrem.
Data sementara mencatat 8 warga terjebak banjir dan harus dievakuasi dengan susah payah oleh Tim SAR Kota Padang bersama Tim Reaksi Cepat (TRC) Semen Padang. Proses evakuasi berlangsung dramatis sejak pukul 16.00 hingga 18.00 WIB, di tengah arus air yang deras dan curah hujan tinggi.
Salah satu korban yang berhasil diselamatkan adalah Feby (16), warga Pangka Jambatan Batu Busuak RT 03 RW 04. Remaja tersebut sempat terjebak di rumah tetangganya saat air naik dengan cepat. Berkat kerja sama warga dan petugas, Feby berhasil dievakuasi dalam kondisi selamat.
Evakuasi warga mendapat perhatian langsung dari Wakil Ketua DPRD Sumatera Barat, Evi Yandri, serta Sekretaris Daerah Kota Padang, Andre Algamar. Keduanya turun langsung ke lokasi untuk memantau proses penyelamatan sekaligus memberikan dukungan kepada tim di lapangan.
“Alhamdulillah, delapan warga yang terjebak banjir telah berhasil dievakuasi dengan selamat,” ujar Evi Yandri di lokasi kejadian seperti dikutip tribunpadang, Minggu (14/12).
Sementara itu, Sekda Kota Padang Andre Algamar mengimbau masyarakat, khususnya yang bermukim di kawasan rawan, agar tetap waspada dan siaga terhadap potensi banjir bandang susulan.
“Kami terus memantau perkembangan situasi dan akan memberikan bantuan kepada warga terdampak. Keselamatan masyarakat adalah prioritas utama,” tegas Andre.













