Batam, Nagoyapos – Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kemenag) Provinsi Kepulauan Riau menyiapkan 62 masjid sebagai tempat istirahat bagi para pemudik menjelang arus mudik Idulfitri 1447 Hijriah/2026.
Program nasional bertajuk Masjid Ramah Pemudik ini mengusung slogan “MENYALA”, yakni Menyenangkan, Nyaman, Aman, dan Lancar.
Kepala Bidang Bimbingan Masyarakat Islam Kanwil Kemenag Kepri, Ahmad Husein, mengatakan program tersebut bertujuan mengoptimalkan fungsi masjid tidak hanya sebagai tempat ibadah, tetapi juga sebagai ruang pelayanan publik bagi para musafir.
“Tujuannya adalah mengoptimalkan fungsi masjid sebagai ruang pelayanan publik sekaligus tempat istirahat bagi masyarakat yang melakukan perjalanan mudik Lebaran,” kata Ahmad Husein, Kamis (12/3/2026).
Melalui program ini, para pemudik dapat beristirahat sejenak, beribadah dengan tenang, sekaligus memulihkan tenaga sebelum melanjutkan perjalanan.
Kemenag juga telah menyiapkan sejumlah fasilitas di setiap masjid yang menjadi posko, di antaranya area ibadah dan parkir yang aman, toilet dan tempat wudu yang bersih, tempat istirahat, hingga fasilitas pengisian daya ponsel.
Selain itu, pemudik juga dapat menikmati air minum dan makanan ringan secara gratis di beberapa titik.
Ketua Tim Urais dan Binsyar Kanwil Kemenag Kepri, Titik Hindon, menjelaskan program ini berlangsung mulai 11 hingga 29 Maret 2026.
Sebanyak 62 masjid yang tersebar di enam kabupaten/kota di Kepri ditunjuk sebagai posko pelayanan bagi pemudik.
Rinciannya, Kota Tanjungpinang satu masjid, Kota Batam delapan masjid, Kabupaten Anambas satu masjid, Kabupaten Karimun satu masjid, Kabupaten Bintan 15 masjid, serta Kabupaten Lingga 34 masjid.
“Masjid-masjid ini disiapkan sebagai rest area alternatif. Harapannya pemudik bisa berhenti sejenak untuk menghindari kelelahan saat berkendara,” ujar Titik.
Daftar lengkap lokasi Masjid Ramah Pemudik di Kepri dapat dilihat melalui akun Instagram resmi @kemenag_kepri.
Program tersebut secara resmi telah diluncurkan di Masjid Bukit Indah Sukajadi, Kota Batam pada Rabu, 11 Maret 2026. (r)














