Batam-(NagoyaPos.Com) – Kepala Badan Pengusahaan Batam, Amsakar Achmad, mengapresiasi pelaksanaan Musyawarah Konsolidasi Persatuan Kamar Dagang dan Industri Batam yang digelar di Balairungsari, Gedung Bida Utama BP Batam, Batam Centre, Kamis (30/4).
Menurut Amsakar, forum tersebut menjadi momentum strategis untuk memperkuat persatuan dan menyatukan visi para pelaku usaha dalam mendukung iklim investasi yang semakin kondusif di Kota Batam.
Dalam sambutannya, Amsakar menegaskan bahwa Kadin memiliki peran penting sebagai mitra strategis pemerintah. Tidak hanya menjadi jembatan antara dunia usaha dan pemerintah, Kadin juga diharapkan mampu menghadirkan gagasan progresif untuk mempercepat pembangunan dan pertumbuhan ekonomi.
“Sebagai mitra strategis pemerintah, tentu kita berharap Kadin Batam tampil dengan performa yang membanggakan, dengan ide-ide yang mampu memberikan percepatan bagi pembangunan Kota Batam, Kepri, bahkan Indonesia. Karena itu, kami sangat mengapresiasi momen konsolidasi persatuan yang dilaksanakan hari ini,” ujar Amsakar.
Ia juga memaparkan capaian positif perekonomian Batam di bawah kepemimpinannya bersama Wakil Kepala BP Batam, Li Claudia Chandra.
Pertumbuhan ekonomi Batam tercatat meningkat dari 6,69 persen pada 2024 menjadi 6,76 persen pada 2025, atau tetap berada di atas rata-rata nasional.
Sementara di sektor investasi, realisasi juga melampaui target yang ditetapkan. Dari target Rp60 triliun pada 2025, Batam berhasil mencatatkan realisasi investasi sebesar Rp69,3 triliun atau mencapai 115,5 persen.
Tak hanya itu, pada Triwulan I 2026, nilai investasi Batam mengalami lonjakan signifikan hingga hampir 103 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya, dari sekitar Rp8 triliun menjadi Rp17,4 triliun.
“Capaian ini menunjukkan bahwa tata kelola yang kita lakukan berada pada jalur yang tepat. Ini juga menandakan adanya dukungan signifikan dari para pelaku usaha terhadap kebijakan yang kita jalankan,” katanya.
Amsakar menambahkan, komposisi investasi yang relatif seimbang antara Penanaman Modal Asing (PMA) dan Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN) menjadi indikator positif semakin kuatnya peran pelaku usaha nasional dalam menopang pertumbuhan ekonomi Batam.
Dengan tren yang terus meningkat, ia optimistis pertumbuhan ekonomi Batam pada Triwulan I 2026 berpotensi mendekati angka 7 persen, naik signifikan dibandingkan 5,17 persen pada periode yang sama tahun sebelumnya.
Menurutnya, peran aktif Kadin Batam dalam menggerakkan sektor usaha akan semakin memperkuat capaian tersebut ke depan.
“Kami berharap apa yang dilakukan hari ini tidak hanya berhenti pada forum konsolidasi, tetapi benar-benar diwujudkan dalam langkah konkret. Memperkuat kebersamaan tentu akan memberikan dampak yang lebih besar bagi pembangunan,” tegasnya.
Menutup sambutannya, Amsakar menyampaikan selamat atas terselenggaranya musyawarah konsolidasi tersebut dan berharap sinergi antara Kadin Batam, BP Batam, dan Pemerintah Kota Batam terus diperkuat.
“Atas nama BP Batam dan Pemerintah Kota Batam, kami mengucapkan selamat atas musyawarah konsolidasi persatuan ini. Kami berharap Kadin dapat terus bekerja sama mendukung kebijakan yang telah dirancang, sekaligus memberikan masukan konstruktif, khususnya dalam pengelolaan investasi dan percepatan pertumbuhan ekonomi,” pungkasnya.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Anggota/Deputi Bidang Investasi BP Batam Fary Djemy Francis, Anggota/Deputi Bidang Pelayanan Umum BP Batam Ariastuty Sirait, Wakil Ketua Umum Koordinator Bidang Hukum dan HAM Kadin Indonesia M. Aziz Syamsuddin, Wakil Ketua Umum Bidang Organisasi Kadin Indonesia Taufan E.N. Rotorasiko, serta Ketua Kadin Kepri Mustava. (*)
Reporter : RY


















