Batam-(NagoyaPos.Com) – Kepala Staf Kepresidenan, Jenderal TNI (Purn.) Dudung Abdurachman, melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke Pasar Induk Cipinang, Jakarta, Selasa (9/6), untuk memastikan ketersediaan pasokan beras serta stabilitas harga pangan nasional.
Dalam pemantauan tersebut, Dudung memastikan pasokan beras dari berbagai daerah masih dalam kondisi aman dan mencukupi kebutuhan masyarakat. Ketersediaan stok yang terjaga dinilai menjadi faktor penting dalam menjaga stabilitas harga di pasaran.
Berdasarkan hasil pemantauan, harga beras medium saat ini berada pada kisaran Rp12.000 hingga Rp13.000 per kilogram. Sementara itu, harga beras premium mengalami kenaikan tipis yang dipengaruhi faktor musiman pasca-Iduladha.
Meski demikian, pemerintah memperkirakan harga beras premium akan kembali stabil seiring normalnya distribusi dan pasokan dari daerah penghasil.
Selain memantau harga dan stok, Dudung juga mengapresiasi kualitas beras produksi dalam negeri yang dinilai semakin baik. Peningkatan kualitas tersebut merupakan hasil dari perbaikan benih, penggunaan pupuk yang lebih optimal, pengelolaan lahan yang semakin baik, serta kerja keras para petani Indonesia.
“Kualitas beras lokal semakin baik dan mampu bersaing. Ini menjadi hasil nyata dari berbagai upaya peningkatan sektor pertanian yang terus dilakukan,” ujarnya.
Tidak hanya beras, Dudung juga memastikan ketersediaan sejumlah komoditas pangan lainnya dalam kondisi aman, termasuk minyak goreng bersubsidi MinyaKita.
Pemerintah, lanjutnya, akan terus memantau perkembangan harga dan pasokan pangan di berbagai daerah guna menjaga stabilitas pasar serta mengendalikan inflasi.
Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan kebutuhan masyarakat tetap terpenuhi sekaligus menjaga daya beli masyarakat di tengah dinamika ekonomi nasional.
“Pemerintah berkomitmen menjaga ketahanan pangan nasional melalui pengawasan pasokan dan stabilitas harga agar masyarakat dapat memperoleh kebutuhan pokok dengan harga yang terjangkau,” katanya. (*)
Reporter : RY













