<

Heboh Isu Bom Bunuh Diri di Bandara Hang Nadim! Kapolda Kepri Tegaskan Hoaks, Pelaku Diburu Polisi

Heboh Isu Bom Bunuh Diri di Bandara Hang Nadim! Kapolda Kepri Tegaskan Hoaks, Pelaku Diburu Polisi
Kapolda Kepri Irjen Pol Asep Safrudin menegaskan isu adanya bom bunuh diri di Bandara Hang Nadim adalah hoak (ist)

Batam, Nagoyapos – Informasi terkait adanya aksi bom bunuh diri di Bandara Internasional Hang Nadim, Batam, yang beredar luas di media sosial saat momen mudik Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2026 dipastikan tidak benar.

Kepolisian Daerah Kepulauan Riau (Polda Kepri) menegaskan kabar tersebut merupakan hoaks yang berpotensi menimbulkan kepanikan publik.

Kapolda Kepri Irjen Pol Asep Safrudin menegaskan bahwa tidak pernah terjadi insiden teror maupun penyerangan di Bandara Hang Nadim Batam.

“Berita terkait adanya kejadian di Bandara Hang Nadim itu hoaks. Jangan dipercaya,” tegas Irjen Pol Asep Safrudin kepada wartawan, Kamis (25/12/2025).

Asep menjelaskan, video yang beredar di media sosial sejatinya merupakan dokumentasi kegiatan simulasi pengamanan bandara yang dilaksanakan pada awal Desember 2025. Simulasi tersebut merupakan bagian dari kesiapsiagaan aparat dan pengelola bandara dalam menghadapi potensi keadaan darurat.

“Itu adalah kegiatan simulasi pada awal Desember lalu. Jadi tidak ada kejadian penyerangan atau teror di Batam, khususnya di Bandara Hang Nadim,” ujarnya.

Meski demikian, Asep menegaskan bahwa pihak kepolisian tidak tinggal diam. Saat ini, aparat tengah memburu pelaku penyebar hoaks yang memelintir video simulasi tersebut seolah-olah merupakan kejadian nyata.

“Pelakunya sedang kita kejar. Patroli siber sudah kami siagakan dan saat ini masih dalam proses penyelidikan,” kata Asep.

Kapolda Kepri juga mengapresiasi peran aktif masyarakat dan media yang cepat melakukan klarifikasi kepada pihak kepolisian. Ia mengingatkan agar masyarakat lebih cermat dan teliti dalam menerima serta menyebarkan informasi di media sosial.

“Penyebaran informasi di media sosial tidak memiliki batas. Karena itu, kita perlu hati-hati dan bijak sebelum membagikan informasi,” ujarnya.

Klarifikasi BIB

Klarifikasi serupa juga disampaikan Chief Executive Officer PT Bandara Internasional Batam (BIB), Annang Setia Budhi. Ia menegaskan bahwa isu adanya pelaku bom bunuh diri di Bandara Hang Nadim adalah tidak benar dan menyesatkan.

“Informasi yang beredar di media sosial tidak menyajikan fakta secara utuh sehingga menimbulkan kesalahpahaman,” ujar Annang dalam keterangannya.

Annang menjelaskan, video yang beredar merupakan cuplikan kegiatan Penanggulangan Keadaan Darurat (PKD) dalam skenario Airport Security Exercise yang dilaksanakan pada 3 Desember 2025. Kegiatan tersebut merupakan latihan rutin pengamanan bandara yang dilakukan oleh tenaga profesional.

“Aksi yang terlihat dalam video adalah bagian dari simulasi pengamanan bandara. Simulasi ini dilakukan oleh tenaga profesional dengan perhitungan teknis yang matang guna menjamin keselamatan seluruh peserta dan personel di lapangan,” jelasnya.

Ia menambahkan, PT BIB telah menjalankan seluruh prosedur sebelum dan selama simulasi berlangsung, termasuk pengumuman pra-kegiatan kepada masyarakat serta pemberitahuan langsung melalui pengeras suara di terminal bandara.

“Kami mengimbau masyarakat agar bijak dalam menyebarkan informasi. Jika membagikan cuplikan video latihan, harap disertai keterangan lengkap bahwa itu adalah simulasi, agar tidak menimbulkan kepanikan publik maupun misinformasi,” tegas Annang.

Annang juga memastikan bahwa selama periode Posko Nataru 2025/2026, operasional Bandara Internasional Hang Nadim Batam berjalan normal, aman, dan terkendali.

“Operasional Bandara Internasional Hang Nadim Batam berjalan dengan lancar dan aman,” pungkasnya.

Polda Kepri mengimbau masyarakat untuk selalu memverifikasi kebenaran informasi dan tidak mudah terprovokasi oleh isu-isu sensitif yang beredar di media sosial, terutama di momen krusial seperti arus mudik Natal dan Tahun Baru. (r)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *