Batam, Nagoyapos – Persiapan Timnas U-22 Indonesia menuju SEA Games 2025 memasuki fase krusial setelah tiga laga uji coba penuh dinamika. Setelah menghadapi dua kali India dan satu kali Mali, Garuda Muda masih mencari konsistensi permainan di bawah pelatih Indra Sjafri.
Kalah di Laga Perdana Kontra India
Uji coba pertama berlangsung di Stadion Madya, Senayan, Jakarta, pada Jumat (10/10/2025). Timnas U-22 Indonesia gagal tampil optimal dan harus mengakui keunggulan India dengan skor 1-2.
India mencetak dua gol cepat melalui Suhail Ahmad Bhat pada menit ke-4 dan 25. Sementara satu-satunya gol Indonesia dicetak Dony Tri Pamungkas pada menit ke-41.
Bangkit dan Tahan Imbang India
Pertemuan kedua kontra India digelar di tempat yang sama pada Senin (13/10/2025). Performa Garuda Muda membaik dan mampu bermain imbang 1-1.
India kembali unggul lebih dulu lewat Thingujam Korou Singh pada menit ke-46, sebelum Dony Tri kembali menjadi penyelamat lewat tendangan bebas indah di menit ke-70.
Dipermalukan Mali di Pakansari
Laga uji coba ketiga berlangsung di Stadion Pakansari, Bogor, pada Sabtu (15/11/2025). Timnas U-22 Indonesia yang menurunkan pemain terbaiknya justru tampil di bawah tekanan dan kalah telak 0-3 dari Timnas U-22 Mali.
Tiga gol Mali dicetak oleh:
Sekou Doucoure (5’),
Wilson Samake (33’),
Moulaye Haidara (84’).
Kekalahan ini menjadi alarm serius bagi skuad Ivar Jenner dkk menjelang turnamen resmi.
Duel Ulang vs Mali Menjadi Penentu
Timnas U-22 Indonesia dijadwalkan kembali menghadapi Mali pada 28 November 2025. Laga ini diprediksi menjadi ajang evaluasi terbesar bagi Indra Sjafri untuk menemukan komposisi terbaik.
Dengan SEA Games 2025 yang digelar pada Desember 2025, waktu persiapan semakin menipis. Indra Sjafri dituntut melakukan pembenahan cepat, mulai dari efektivitas serangan, stabilitas lini belakang, hingga penyelesaian akhir.
Mampukah Garuda Muda bangkit?
Duel ulang melawan Mali akan menjadi jawabannya. (dr)


















