Kursi Pimpinan DPRD Batam Kosong! Hendra Asman Mundur, Golkar Langsung Siapkan Pengganti

Kursi Pimpinan DPRD Batam Kosong! Hendra Asman Mundur, Golkar Langsung Siapkan Pengganti
Wakil Ketua DPRD Batam Hendra Asman akhirnya mundur sebagai Pimpinan DPRD (ilustrasi)

Batam, Nagoyapos — Dunia politik Batam kembali diguncang! Wakil Ketua III DPRD Kota Batam, Hendra Asman, resmi mengundurkan diri dari jabatannya setelah menuai kritik dari sejumlah anggota DPRD mengenai ketidakhadirannya dalam rapat-rapat paripurna beberapa waktu terakhir.

Ketua DPD II Partai Golkar Batam, Yunus Muda, mengonfirmasi pengunduran diri tersebut saat dihubungi Rabu malam (26/11/2025). Menurutnya, langkah itu telah menjadi pembahasan serius dalam pleno Partai Golkar yang berlangsung di Golden Prawn pada Senin (24/11/2025).

Example 300x600

“Beliau telah mengantarkan surat pengunduran diri sebagai Wakil Ketua DPRD Batam. Karena adanya dinamika internal, posisi pimpinan DPRD dari Fraksi Golkar harus segera diisi,” ujarnya.

Alasan Kesehatan Jadi Faktor Utama

Dalam pleno tersebut, disampaikan bahwa kondisi kesehatan Hendra Asman yang tengah berjuang melawan kanker usus stadium empat menjadi penyebab utama dirinya tidak lagi mampu menjalankan fungsi pimpinan dewan secara optimal.

“Hendra mengundurkan diri murni karena alasan kesehatan. Beliau tetap ingin mengabdi sebagai anggota Komisi II,” tegas Yunus.

Nama Yunus Muda kemudian diusulkan sebagai PAW Wakil Ketua III DPRD Batam, berdasarkan posisinya sebagai Ketua DPD II Golkar Batam sekaligus peraih suara terbanyak kedua dari fraksinya. Usulan ini sudah diteruskan ke DPD I Golkar Kepri dan DPP Golkar untuk persetujuan resmi.

Kritik dari Sesama Anggota Dewan

Sebelumnya, polemik memanas dalam rapat paripurna DPRD Batam pada Rabu (12/11/2025) yang mengagendakan pengambilan keputusan Rancangan APBD 2026. Rapat tersebut sempat tertunda karena pimpinan rapat, yakni Wakil Ketua III, kembali absen.

Fraksi Gerindra dan Nasdem secara terbuka menyuarakan kritik karena ketidakhadiran Hendra disebut sudah berulang kali terjadi. Fraksi lain pun senada menyampaikan kekecewaannya.

Ketua Badan Kehormatan DPRD Batam, Muhammad Fadil, menyampaikan pihaknya tengah melakukan evaluasi dan pendalaman terkait kondisi tersebut.

Dengan pengunduran diri ini, DPRD Batam akan segera menyesuaikan Alat Kelengkapan Dewan (AKD) setelah keputusan resmi dari DPP Golkar diterbitkan.

Dinamika internal politik Golkar Batam kini menunggu babak berikutnya. (cr)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *