<
Hukum  

Polda Kepri Turun ke Panggung, Ajak Warga Bintan Jadi Mitra Jaga Keamanan

Polda Kepri Turun ke Panggung, Ajak Warga Bintan Jadi Mitra Jaga Keamanan
Polda Kepulauan Riau dan Perkumpulan Kijang Seni Budaya (PKSB) berkolaborasi menggelar pentas seni (dok polda kepri)

Bintan, Nagoyapos – Suasana Foodcourt Kelurahan Kijang, Kecamatan Bintan Timur, mendadak semarak, Jumat (6/2/2026) malam. Ratusan warga tumpah ruah menyaksikan pentas seni bertajuk “Polda Kepri Bersama Masyarakat Bintan Menjaga Kamtibmas Aman dan Kondusif untuk Iklim Investasi yang Sehat”.

Tak sekadar hiburan, acara hasil kolaborasi antara Polda Kepulauan Riau dan Perkumpulan Kijang Seni Budaya (PKSB) ini membawa pesan kuat: keamanan adalah kunci investasi.

Sebanyak 400 warga Kecamatan Bintan Timur hadir menyemarakkan kegiatan yang dimulai pukul 18.20 WIB tersebut. Turut hadir Ipda Fajar Fatahillah selaku Panit Intelkam Polsek Bintan Timur mewakili Kapolsek, Ketua PKSB Muhamad Nasrun, hingga puluhan pelaku seni lokal.

51 Penari & 7 Band Lokal Bikin Panggung Membara

Acara diawali dengan final check panitia, dilanjutkan pembukaan melalui bumper dan videotron yang memantik antusiasme warga. Penampilan Tarian Mahakarya Cinta Nusantara dari Sanggar Kreasi Guru dengan 51 penari sukses memukau penonton.

Tak berhenti di situ, suasana makin pecah dengan fashion show cilik serta aksi tujuh grup band lokal Kabupaten Bintan yang total diperkuat 31 personel. Riuh tepuk tangan dan sorakan warga menjadi bukti kuatnya energi kebersamaan malam itu.

Polisi Turun Panggung, Ajak Warga Jadi Mitra Keamanan

Dalam sambutannya, Ipda Fajar Fatahillah menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan tersebut. Menurutnya, pendekatan melalui seni budaya menjadi cara efektif mempererat sinergitas antara Polri dan masyarakat.

“Kami berharap masyarakat Kijang terus menjadi mitra Polri dalam menjaga keamanan dan ketertiban. Situasi aman dan kondusif adalah fondasi utama bagi pembangunan dan investasi,” tegasnya.

Pesan itu seolah menjadi benang merah acara: keamanan bukan hanya tugas aparat, tetapi tanggung jawab bersama.

Isu Tambang Pasir Laut Jadi Sorotan

Menariknya, Ketua PKSB Muhamad Nasrun turut menyinggung rencana aktivitas tambang pasir laut di Kecamatan Bintan Pesisir. Ia berharap, jika proyek tersebut berjalan, masyarakat lokal harus dilibatkan sebagai tenaga kerja.

Tak hanya itu, Nasrun juga menekankan pentingnya pelatihan, edukasi, serta jaminan keselamatan kerja, dengan tetap menjaga kelestarian lingkungan pesisir.

“Investasi boleh masuk, tapi masyarakat jangan sampai hanya jadi penonton,” ujarnya.

Seni Jadi Jembatan Stabilitas & Investasi

Kolaborasi antara kepolisian dan komunitas seni ini menjadi contoh pendekatan persuasif yang efektif. Melalui panggung budaya, pesan kamtibmas disampaikan tanpa sekat, lebih cair, dan mudah diterima masyarakat.

Dengan stabilitas wilayah yang terjaga, Kabupaten Bintan diharapkan semakin dilirik investor tanpa mengabaikan kepentingan sosial dan lingkungan.

Malam itu, di bawah gemerlap lampu panggung Kijang, satu pesan menggema: keamanan dan budaya bisa berjalan beriringan demi masa depan Bintan yang lebih maju. (r)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *