Batam, Nagoyapos – Di tengah meningkatnya perhatian dunia terhadap situasi di kawasan Timur Tengah, operasional penerbangan internasional dari Batam menuju Arab Saudi dipastikan tetap berjalan normal.
Pengelola Bandara Internasional Hang Nadim melalui PT Bandara Internasional Batam memastikan bahwa penerbangan rute Batam–Jeddah maupun sebaliknya masih beroperasi sesuai jadwal.
Direktur Utama PT Bandara Internasional Batam, Annang Setia Budhi, mengatakan pihaknya terus memantau perkembangan situasi global yang terjadi di kawasan Timur Tengah.
“Kami terus melakukan pemantauan secara intensif terhadap perkembangan situasi yang terjadi di Timur Tengah dan senantiasa berkoordinasi secara aktif dengan pihak maskapai serta entitas terkait,” ujar Annang dalam keterangan resminya di Batam, Jumat (6/3/2026).
Ia menjelaskan bahwa penerbangan umrah dari Batam menuju Jeddah dilayani oleh maskapai Lion Air menggunakan pesawat Airbus A330.
Penerbangan tersebut memiliki frekuensi dua kali dalam sepekan, dengan jadwal kedatangan pada hari Rabu dan keberangkatan pada hari Sabtu.
Penerbangan Internasional Lain Tetap Normal
Selain rute menuju Jeddah, sejumlah penerbangan internasional lain dari Bandara Hang Nadim juga tetap beroperasi secara normal.
Di antaranya adalah penerbangan menuju Incheon serta rute menuju Kuala Lumpur yang menjadi salah satu jalur penerbangan internasional utama dari Batam.
“Penerbangan rute internasional Jeddah–Batam dan rute internasional lainnya yang beroperasi melalui Bandara Internasional Hang Nadim tetap berjalan normal,” kata Annang.
Ia juga menegaskan bahwa hingga saat ini belum ada pembatalan maupun perubahan signifikan terhadap jadwal penerbangan internasional dari Batam akibat situasi yang berkembang di kawasan Timur Tengah.
Menurutnya, pihak bandara terus memprioritaskan aspek keselamatan, keamanan, serta kenyamanan seluruh pengguna jasa bandara, khususnya para jamaah yang akan maupun sedang melaksanakan ibadah umrah.
PT Bandara Internasional Batam juga menyatakan akan terus memberikan pembaruan informasi kepada masyarakat apabila terdapat perubahan atau penyesuaian operasional penerbangan di kemudian hari.
Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan seluruh aktivitas penerbangan tetap berjalan aman dan lancar bagi para penumpang, khususnya jamaah umrah yang berangkat dari Batam. (r)


















