Batam, Nagoyapos.com – Kabar gembira bagi masyarakat! PT Pertamina (Persero) resmi memastikan tidak ada perubahan harga BBM di seluruh SPBU per 1 April 2026.
Kebijakan ini berlaku untuk semua jenis BBM, baik subsidi maupun nonsubsidi. Langkah tersebut diambil sebagai tindak lanjut arahan pemerintah guna menjaga stabilitas harga di tengah kondisi global yang tidak menentu.
Pertalite & Solar Tetap, Warga Diminta Tak Panic Buying
Dengan keputusan ini, harga BBM subsidi tetap:
Pertalite: Rp10.000 per liter
Solar: Rp6.800 per liter
Masyarakat diimbau tetap tenang dan tidak terpengaruh isu yang dapat memicu panic buying.
Pertamina juga mengingatkan agar penggunaan BBM dilakukan secara bijak sesuai kebutuhan.
Ini Harga Pertamax Cs di Sumatra & Batam
Untuk BBM nonsubsidi, harga tetap bervariasi di tiap wilayah. Berikut rincian terbaru:
Sumatra (Aceh, Sumut, Jambi, Bengkulu, Sumsel, Babel, Lampung)
Pertamax: Rp12.600
Pertamax Turbo: Rp13.350
Dexlite: Rp14.500
Pertamina Dex: Rp14.800
Sumatra Barat, Riau, Kepulauan Riau
Pertamax: Rp12.900
Pertamax Turbo: Rp13.650
Dexlite: Rp14.800
Pertamina Dex: Rp15.100
FTZ Batam (Harga Lebih Murah!)
Pertamax: Rp11.300
Pertamax Turbo: Rp11.750
Dexlite: Rp13.450
Pertamina Dex: Rp13.800
FTZ Sabang
Pertamax: Rp11.550
Dexlite: Rp13.250
Kenapa Harga di Batam Lebih Murah?
Kawasan Free Trade Zone (FTZ) seperti Batam mendapatkan kebijakan khusus sehingga harga BBM nonsubsidi relatif lebih rendah dibanding wilayah lain di Indonesia.
Hal ini menjadi keuntungan tersendiri bagi masyarakat dan pelaku usaha di Batam.
Stabilitas Harga Jadi Prioritas
Keputusan mempertahankan harga BBM ini menjadi langkah strategis pemerintah untuk menjaga daya beli masyarakat sekaligus menekan gejolak ekonomi di tengah ketidakpastian global.
Dengan harga yang tetap, diharapkan aktivitas ekonomi tetap berjalan stabil tanpa tekanan dari kenaikan energi.
Editor: Risman


















