DPRD Batam Bahas Ranperda APBD 2026: Wali Kota Amsakar Targetkan Rp4,7 Triliun untuk Pembangunan Kota!

DPRD Batam Bahas Ranperda APBD 2026: Wali Kota Amsakar Targetkan Rp4,7 Triliun untuk Pembangunan Kota!
Wali Kota Batam Amsakar menyerahkan ranperda APBD 2026 ke Pimpinan DPRD Batam (dok dprd batam)

Batam, Nagoyapos – DPRD Kota Batam menggelar rapat paripurna dengan agenda penyampaian dan penjelasan Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, mengenai Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang APBD Tahun Anggaran 2026, Senin (8/9).

Rapat yang berlangsung di ruang sidang utama DPRD Batam ini dipimpin langsung Ketua DPRD Muhammad Kamaluddin, didampingi Wakil Ketua I Aweng Kurniawan dan Wakil Ketua II Budi Mardiyanto.

Example 300x600

Kamaluddin menyampaikan bahwa tahapan selanjutnya setelah penyampaian Ranperda APBD adalah pandangan umum fraksi-fraksi partai, yang dijadwalkan pada 10 September 2025.

“Dengan begitu, kami meminta seluruh fraksi dapat mempersiapkan dan menyampaikan pandangan umumnya terhadap Ranperda APBD 2026 ini,” ujarnya.

Target APBD 2026 Capai Rp4,7 Triliun

Dalam paparannya, Wali Kota Batam Amsakar Achmad menyebutkan bahwa target penerimaan, pendapatan, dan pembiayaan APBD 2026 ditetapkan sebesar Rp4,7 triliun. Dari jumlah tersebut, pendapatan daerah ditargetkan Rp4,6 triliun.

Rinciannya:

Pendapatan Asli Daerah (PAD): Rp2,5 triliun, dengan komposisi:

1. Pajak Daerah: Rp2 triliun
2. Retribusi Daerah: Rp305 miliar
3. Hasil Kekayaan Daerah yang Dipisahkan: Rp11 miliar
4. Lain-lain PAD yang Sah: Rp166 miliar

Pendapatan Transfer: Rp2 triliun, terdiri dari:

1. Transfer pemerintah pusat: Rp1,7 triliun
2. Transfer antar daerah: Rp310 miliar

Sementara itu, belanja daerah juga ditetapkan sebesar Rp4,7 triliun, dengan penerimaan pembiayaan direncanakan mencapai Rp115 miliar.

Fokus Pembangunan Batam 2026

Amsakar menegaskan, rancangan APBD 2026 disusun dengan memperhatikan arah pembangunan daerah yang berfokus pada lima prioritas utama, yaitu:

1. Peningkatan kualitas SDM unggul dan berdaya saing.
2. Pembangunan infrastruktur perkotaan modern, merata, berkualitas, dan berkelanjutan.
3. Pemerataan kesejahteraan dan pembangunan ekonomi.
4. Reformasi birokrasi untuk meningkatkan pelayanan masyarakat.
5. Peningkatan daya saing daerah.

Dengan fokus tersebut, APBD 2026 diharapkan menjadi motor penggerak pembangunan Batam menuju kota modern, maju, dan berdaya saing tinggi. (cr)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *