KONI Kepri Gelar Syukuran: Permenpora 14/2024 Resmi Dicabut, Dunia Olahraga Lega!

KONI Kepri Gelar Syukuran: Permenpora 14/2024 Resmi Dicabut, Dunia Olahraga Lega!
Koni Kepri gelar syukuran atas dicabutnya Permenpora 14/2024 oleh Menpora Erick Thohir (ist)

Batam, Nagoyapos – Suasana penuh rasa syukur menyelimuti Kantor KONI Provinsi Kepulauan Riau, Sabtu (27/9/2025). Keluarga besar KONI Kepri menggelar tasyakuran sederhana untuk merayakan kabar gembira: dicabutnya Permenpora Nomor 14 Tahun 2024 yang sempat menuai polemik di dunia olahraga nasional.

Pencabutan regulasi tersebut ditetapkan melalui Permenpora Nomor 7 Tahun 2025 yang diteken Menpora Erick Thohir pada 23 September 2025. Aturan baru ini hadir sebagai bentuk penyederhanaan regulasi keolahragaan agar organisasi olahraga tidak terbebani aturan yang dianggap berlebihan.

Example 300x600

Acara syukuran ditandai dengan pemotongan tumpeng oleh Ketua Umum KONI Kepri, Usep RS, disaksikan atlet, pengurus, karyawan, serta sejumlah tamu kehormatan, termasuk Ketua PWI Kepri, Saibansah Dardani.

“Pada hari yang penuh berkah ini, kita patut bersyukur kepada Tuhan Yang Maha Kuasa. Pencabutan Permenpora 14/2024 menjadi kabar gembira bagi dunia olahraga prestasi Indonesia. Ini jawaban dari perjuangan kita bersama,” ujar Usep RS.

Permenpora 14/2024 sebelumnya dinilai berpotensi menghambat pembinaan atlet di daerah. Dengan pencabutannya, roda pembinaan olahraga diyakini bisa kembali berjalan normal.

“Mudah-mudahan Pak Erick Thohir bisa menjadi penglima olahraga Indonesia yang baik. KONI Kepri siap mengikuti arah kebijakan beliau, sekaligus arahan Ketua Umum KONI Pusat, Pak Marciano Norman,” tegas Usep.

Anggota Tim Perumus

Momen ini semakin membanggakan karena Usep RS juga dipercaya sebagai salah satu dari tiga anggota Tim Perumus Rakernas KONI Pusat (6 September 2025) untuk menyikapi polemik Permenpora 14/2024. Bersama Jadi Rajagukguk (PB ISSI) dan Daeng Supriyanto (KONI Sumsel), rekomendasi yang mereka susun menjadi dasar lahirnya Permenpora 7/2025.

“Ini amanah besar sekaligus tanggung jawab moral. Alhamdulillah, rekomendasi kita diterima. Perjuangan ini hasil kekompakan seluruh pengurus,” ungkap Usep rendah hati.

Syukuran ditutup dengan doa bersama, penuh harapan agar olahraga Kepri makin maju, melahirkan atlet berprestasi, dan mampu mengharumkan nama Indonesia di kancah internasional.

Momentum ini bukan sekadar perayaan regulasi yang dicabut, melainkan juga simbol persatuan insan olahraga Kepri yang ingin terus memberi kontribusi terbaik untuk bangsa. (cr)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *