Batam, Nagoyapos – Pemerintah Kota (Pemko) Batam memastikan keamanan data pribadi masyarakat yang mendaftar kegiatan Pesta Rakyat Rangkaian HUT ke-80 Kemerdekaan RI Tahun 2025 terjamin sepenuhnya.
Dalam proses pendaftaran, warga memang diminta mencantumkan Nomor Induk Kependudukan (NIK). Namun, Pemko Batam menegaskan bahwa data tersebut dikelola secara aman dan tidak akan disalahgunakan.
Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Batam, Rudi Panjaitan, menjelaskan bahwa pihaknya telah melakukan migrasi sistem pendaftaran dari Google Form ke aplikasi internal Pemko Batam. Langkah ini dilakukan untuk meningkatkan perlindungan data masyarakat.
“Dengan pertimbangan kemudahan dan keamanan, sistem pendaftaran kini langsung terhubung ke aplikasi internal di data center Pemko Batam. Jadi tidak lagi menggunakan Google Form,” jelas Rudi, Jumat (22/8/2025).
Ia menegaskan, data yang masuk dijamin aman.
“Migrasi ini pasti aman. Data masyarakat tidak akan disalahgunakan. Kami pastikan keamanannya,” tegasnya.
Lebih lanjut, Rudi menambahkan bahwa informasi yang diminta dalam formulir pendaftaran sangat terbatas. Pemko Batam hanya membutuhkan nama dan NIK, tanpa meminta nomor telepon maupun data pribadi lainnya.
Antusiasme masyarakat untuk mengikuti kegiatan ini pun sangat tinggi. Hingga kini, jumlah pendaftar telah mencapai 19.600 orang, dengan target 30 ribu peserta.
Pesta Rakyat 2025 akan digelar pada Sabtu, 30 Agustus 2025, di Alun-Alun Dataran Engku Putri, Batam Centre. Sejumlah hiburan dan penampilan seni budaya telah dipersiapkan, termasuk bintang tamu Charlie ST12 dan Tri Suaka.
Sebagai daya tarik tambahan, Pemko Batam juga menyiapkan doorprize spektakuler dengan hadiah utama 12 tiket umrah, 12 unit sepeda motor, serta puluhan hadiah menarik lainnya. (cr)


















