Batam-(NagoyaPos.Com) – Memasuki hari ke-81 gangguan suplai air bersih di Kota Batam, Polsek Batu Ampar terus mengintensifkan monitoring dan pengawalan pendistribusian air bersih bagi warga terdampak, khususnya di Kelurahan Tanjung Sengkuang dan Batu Merah, Kecamatan Batu Ampar.
Kegiatan yang berlangsung Selasa (14/4) ini dipimpin langsung Kapolsek Batu Ampar Kompol Amru Abdullah, S.I.K., M.Si., dengan melibatkan personel piket Pawas, Bhabinkamtibmas, Piket Batara Biru Ampar, serta personel intelkam.
Kapolsek Batu Ampar, Kompol Amru Abdullah, mengatakan kehadiran polisi di lapangan merupakan bentuk pelayanan dan kepedulian kepada masyarakat yang tengah mengalami kesulitan air bersih.
“Kami memastikan distribusi air bersih berjalan aman, tertib, dan tepat sasaran. Polri akan terus hadir memberikan pelayanan terbaik, terutama dalam situasi darurat seperti ini,” ujarnya.
Dalam pelaksanaannya, distribusi air bersih difokuskan kepada wilayah yang mengalami dampak paling signifikan. Di Kelurahan Tanjung Sengkuang, total air yang disalurkan mencapai 89 water tank (WT), yang didistribusikan ke sejumlah RW, di antaranya RW 01 sebanyak 18 WT, RW 04 sebanyak 11 WT, RW 08 sebanyak 12 WT, dan RW 11 sebanyak 12 WT, serta beberapa RW lainnya sesuai kebutuhan di lapangan.
Sementara itu, di Kelurahan Batu Merah, distribusi air bersih tercatat sebanyak 20 WT. Penyaluran dilakukan ke sejumlah titik, seperti RW 03 sebanyak 5 WT dan RW 08 sebanyak 6 WT, serta wilayah lainnya yang terdampak.
Seluruh proses distribusi dilakukan secara bertahap dengan pengawasan langsung dari petugas untuk memastikan bantuan air bersih dapat diterima secara merata oleh masyarakat.
Selain mengawal pendistribusian, kehadiran personel Polsek Batu Ampar juga memberikan rasa aman dan nyaman bagi warga yang antre maupun menerima bantuan air bersih.
Kegiatan monitoring berlangsung hingga pukul 21.30 WIB dan berjalan dalam kondisi aman serta kondusif.
Kapolsek menegaskan, pihaknya akan terus melakukan pengawalan distribusi air bersih hingga kondisi suplai kembali normal.
“Kami berkomitmen untuk terus hadir di tengah masyarakat, memastikan kebutuhan dasar warga tetap terpenuhi, sekaligus menjaga situasi kamtibmas tetap kondusif,” tambahnya.
Upaya ini sekaligus menjadi bukti keseriusan Polri dalam memperkuat kepercayaan publik sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat, terutama dalam menghadapi situasi krisis kebutuhan dasar seperti air bersih. (*)


















