Batam-(NagoyaPos.Com) – Sinergi lintas sektoral di Kecamatan Batu Ampar terus diperkuat guna meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan masyarakat. Upaya tersebut diwujudkan melalui Pertemuan Lintas Sektoral yang digelar di Puskesmas Tanjung Sengkuang, Rabu (29/4).
Pertemuan ini menjadi wadah koordinasi antarinstansi untuk membahas capaian program kesehatan sekaligus mencari solusi atas berbagai kendala yang dihadapi di lapangan. Kegiatan melibatkan unsur pemerintah, kepolisian, tenaga kesehatan, BPJS, tokoh masyarakat, hingga perwakilan dunia pendidikan.
Kepala Puskesmas Tanjung Sengkuang, dr. Deny Zulia, memaparkan capaian Standar Pelayanan Minimum (SPM) Triwulan I Tahun 2026. Beberapa capaian yang disampaikan di antaranya layanan ibu hamil 14,56 persen, ibu bersalin 14,55 persen, bayi baru lahir 15,37 persen, balita 30,42 persen, usia pendidikan dasar 47,45 persen, usia produktif 21,86 persen, lansia 24,88 persen, penderita diabetes melitus 49,87 persen, dan gangguan jiwa berat 50,58 persen.
Namun demikian, ia mengakui masih ada sejumlah tantangan, seperti rendahnya kunjungan ibu hamil ke fasilitas kesehatan, minimnya kesadaran masyarakat untuk pemeriksaan tuberkulosis (TB), serta rendahnya partisipasi masyarakat dalam kegiatan posyandu.
Perwakilan Kecamatan Batu Ampar melalui Kasi Kesra, Harlinda, menegaskan bahwa persoalan pelayanan kesehatan merupakan tanggung jawab bersama yang membutuhkan kolaborasi semua pihak.
Sementara itu, Kapolsek Batu Ampar Amru Abdullah melalui Wakapolsek Andria menyampaikan dukungan penuh terhadap program kesehatan masyarakat. Menurutnya, kepolisian siap terlibat aktif dalam mendukung kegiatan kemasyarakatan, termasuk sektor kesehatan, demi terciptanya masyarakat yang sehat dan kondusif.
Melalui forum lintas sektoral ini, diharapkan seluruh pemangku kepentingan dapat bersama-sama mencari solusi atas berbagai persoalan kesehatan sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan bagi masyarakat di wilayah Batu Ampar. (*)
Reporter : RY


















