PLN Batam Siapkan Cadangan Listrik 119,8 MW Jelang Puncak Beban RAFI 2026

Batam-(NagoyaPos.Com)-PT PLN Batam memastikan pasokan listrik untuk wilayah Batam-Bintan tetap aman dan andal selama periode siaga Ramadhan dan Idul Fitri (RAFI) 2026. Perusahaan telah menyiapkan cadangan daya sebesar 119,8 megawatt (MW) guna mengantisipasi puncak beban listrik yang diprediksi terjadi pada 26 Maret 2026.

Sekretaris Perusahaan PT PLN Batam, Samsul Bahri, mengatakan sistem kelistrikan Batam-Bintan berada dalam kondisi normal dengan daya mampu pasok mencapai 880,8 MW. Sementara itu, proyeksi beban puncak tertinggi diperkirakan sebesar 761 MW.“Puncak beban diperkirakan terjadi pada 26 Maret 2026 saat masyarakat sudah kembali ke Batam setelah mudik Lebaran. Namun sistem tetap aman karena masih tersedia cadangan daya sekitar 119,8 MW,” (15/03/2026),ujar Samsul Bahri.

Example 300x600

PLN Batam mencatat beban listrik selama RAFI 2026 diprediksi meningkat sekitar 19 persen dibanding tahun sebelumnya. Meski demikian, perusahaan memastikan reserve margin tetap dalam kondisi aman untuk menjaga stabilitas pasokan listrik selama Ramadhan hingga Idul Fitri.Berdasarkan proyeksi PLN Batam, beban listrik pada 20 Maret 2026 diperkirakan mencapai 547,9 MW dengan cadangan daya 332,9 MW.

Sedangkan pada 21 Maret 2026, beban diproyeksikan sebesar 556,3 MW dengan cadangan daya 324,5 MW.Selain memastikan kecukupan pasokan listrik, PLN Batam juga menjamin ketersediaan energi primer untuk seluruh pembangkit listrik di Batam dan Bintan. Langkah ini dilakukan guna menjaga operasional pembangkit tetap optimal selama masa siaga RAFI 2026.Untuk mendukung keandalan sistem, PLN Batam menyiapkan 35 posko siaga dan menerjunkan 712 personel yang terdiri dari petugas pembangkitan, transmisi, distribusi, gardu induk, teknologi informasi, hingga logistik.

Berbagai peralatan pendukung juga telah disiapkan, seperti genset mobile, gardu portable, trafo mobile, dan kendaraan operasional untuk mengantisipasi potensi gangguan kelistrikan.

Samsul Bahri menegaskan strategi operasi PLN Batam selama RAFI 2026 difokuskan pada tiga hal utama, yakni menjaga kecukupan neraca daya, memastikan kesiapan pembangkit, dan memaksimalkan monitoring sistem secara berkelanjutan.Dengan kesiapan tersebut, PLN Batam optimistis pasokan listrik di Batam-Bintan tetap stabil dan andal sehingga masyarakat dapat menjalankan ibadah Ramadhan dan merayakan Idul Fitri dengan nyaman.(**)

 

Reporter : RY

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *