Batam  

Imigrasi Batam Perkuat Sinergi Pengawasan Orang Asing Melalui Rapat TIMPORA 2026

Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Batam menggelar Rapat TIMPORA Tingkat Kota Batam Tahun 2026 di Hotel Aston Pelita, Kamis (21/5). Kegiatan tersebut bertujuan memperkuat sinergi pengawasan orang asing dan mencegah potensi kejahatan lintas negara di wilayah Batam.

Batam-(NagoyaPos.Com) – Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Batam menggelar Rapat Tim Pengawasan Orang Asing (TIMPORA) Tingkat Kota Batam Tahun 2026 di Hotel Aston Pelita, Kamis (21/5).

Kegiatan tersebut dihadiri unsur aparat penegak hukum, instansi pemerintah, serta stakeholder terkait guna memperkuat sinergi pengawasan terhadap keberadaan dan aktivitas orang asing di Kota Batam.

Example 300x600

Selain itu, rapat juga membahas upaya pencegahan Transnational Organized Crime (TOC) atau kejahatan terorganisir lintas negara yang dinilai berpotensi terjadi di wilayah strategis seperti Batam.

Dalam forum tersebut, penguatan deteksi dini, pertukaran data dan informasi, serta pengawasan terpadu antarinstansi menjadi fokus utama pembahasan.

TOC sendiri merupakan bentuk kejahatan lintas negara yang dilakukan kelompok terstruktur untuk memperoleh keuntungan finansial maupun material. Kejahatan tersebut umumnya melibatkan praktik kekerasan, ancaman, korupsi, hingga pencucian uang.

Kepala Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Batam mengatakan Batam memiliki tantangan keimigrasian yang kompleks sehingga membutuhkan kolaborasi aktif lintas sektor.

“Pengawasan dan penegakan hukum harus selaras dengan fungsi keimigrasian sebagai fasilitator pembangunan masyarakat berdasarkan Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2011 tentang Keimigrasian. Kota Batam memiliki seluruh dimensi penerapan sekaligus tantangannya,” ujarnya.

Ia menegaskan koordinasi dan kolaborasi antarinstansi menjadi kunci utama dalam menjaga stabilitas dan keamanan wilayah.

“Melalui forum ini, kami berharap seluruh unsur dapat saling bertukar informasi, menyampaikan masukan, serta membangun komitmen bersama dalam pengawasan orang asing yang efektif dan terukur,” tambahnya.

Setelah pembukaan, kegiatan dilanjutkan dengan pemaparan materi dan diskusi bersama yang berlangsung aktif dan produktif.

Dalam diskusi tersebut, peserta menyampaikan berbagai masukan terkait penguatan pengawasan terhadap keberadaan dan aktivitas orang asing di Kota Batam.

Imigrasi Batam juga menekankan pentingnya penguatan data sharing antarinstansi, peningkatan deteksi dini terhadap potensi pelanggaran keimigrasian maupun kejahatan lintas negara, serta integrasi langkah penegakan hukum yang adaptif terhadap dinamika wilayah.

Pelaksanaan Rapat TIMPORA ini juga sejalan dengan arahan Direktur Jenderal Imigrasi, Hendarsam Marantoko, terkait penguatan pengawasan dan sinergi penegakan hukum lintas instansi dengan semangat “Imigrasi untuk Rakyat”.

Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Batam berkomitmen terus memperkuat pengawasan keimigrasian melalui koordinasi aktif bersama seluruh anggota TIMPORA sebagai langkah preventif menghadapi potensi pelanggaran maupun ancaman transnasional di Kota Batam. (*)

 

 

Reporter : RY

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *