Batam-(NagoyaPos.Com) – Sosok aktivis anti narkotika Kepulauan Riau, Syamsul Paloh, resmi dipercaya memimpin Persatuan Panahan Indonesia (PERPANI) Kota Batam periode 2026–2030.
Penetapan tersebut berlangsung dalam Musyawarah Kota (Muskot) PERPANI Kota Batam yang digelar di Geudong Kopi, Batam, Sabtu (16/5).
Terpilihnya Syamsul Paloh diharapkan membawa semangat baru bagi perkembangan olahraga panahan di Kota Batam. Selain dikenal aktif dalam gerakan pemberantasan narkotika, Syamsul juga memiliki pengalaman luas di berbagai organisasi dan dunia usaha.
Saat ini, ia menjabat sebagai Ketua DPD Gerakan Nasional Anti Narkotika (GRANAT) Provinsi Kepri, Ketua Dewan Penasehat PD XXXI KB-FKPPI Kepri, Penasehat Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Provinsi Kepri, sekaligus CEO Geudong Kopi Group.
Dalam sambutannya usai terpilih, Syamsul Paloh menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas amanah yang diberikan kepadanya untuk memimpin PERPANI Kota Batam empat tahun ke depan.
“Amanah ini bukan sekadar jabatan. Ini adalah tanggung jawab besar untuk memajukan olahraga panahan di Kota Batam, mencetak atlet berprestasi, dan menjadikan panahan sebagai olahraga yang dicintai masyarakat,” ujarnya.
Syamsul mengusung visi “Membuat Panahan Batam Juara, Mendunia, dan Merakyat” sebagai arah pembangunan organisasi ke depan.
Untuk merealisasikan visi tersebut, ia menyiapkan empat fokus utama, yakni pembinaan atlet secara berjenjang sejak usia dini, peningkatan kualitas pelatih dan wasit, penguatan sarana prasarana olahraga panahan, serta membangun sinergi dengan berbagai pihak.
Menurutnya, pembinaan atlet menjadi fondasi penting dalam mencetak prestasi olahraga. Karena itu, PERPANI Batam akan aktif mencari bibit atlet potensial di seluruh kecamatan di Kota Batam.
“Kita ingin panahan hadir lebih dekat dengan masyarakat. Tidak hanya menjadi olahraga prestasi, tetapi juga olahraga pembentukan karakter bagi generasi muda,” katanya.
Ia juga menegaskan pentingnya kolaborasi antara PERPANI dengan KONI, pemerintah daerah, sekolah, klub olahraga, hingga para orang tua atlet dalam memajukan olahraga panahan di Batam.
“Keberhasilan PERPANI Batam ke depan adalah keberhasilan kita bersama. Mari kita jadikan periode 2026–2030 sebagai momentum kebangkitan panahan Batam,” tambahnya.
Dalam sambutannya, Syamsul turut menekankan bahwa panahan bukan sekadar olahraga, tetapi juga sarana membangun fokus, disiplin, kesabaran, dan mental juara bagi generasi muda.
Dengan kepemimpinan baru tersebut, PERPANI Batam diharapkan mampu melahirkan atlet-atlet panahan yang mampu bersaing di tingkat provinsi, nasional hingga internasional. (*)
Reporter : RY


















