Hari Bumi 2026: Amsakar–Li Claudia Resmikan Gema Batam ASRI, Tanjung Banon Jadi Titik Awal

Hari Bumi 2026: Amsakar–Li Claudia Resmikan Gema Batam ASRI, Tanjung Banon Jadi Titik Awal
Memperingati Hari Bumi 2026, Wali Kota Amsakar dan Wakil Li Claudia Chandra mencanangkan Program Gema Batam Asri di Tanjung Banon, Rempang (mc batam)

Batam, Nagoyapos.com – Momentum peringatan Hari Bumi 2026 dimanfaatkan Pemerintah Kota (Pemko) Batam bersama Badan Pengusahaan (BP) Batam untuk meluncurkan gerakan besar berbasis masyarakat. Program bertajuk Gerakan Masyarakat Batam Aman, Sehat, Resik, dan Indah (Gema Batam ASRI) resmi dimulai di kawasan Tanjung Banon, Rempang Eco City, Rabu (22/4/2026).

Peresmian dilakukan langsung oleh Wali Kota Batam sekaligus ex-officio Kepala BP Batam, Amsakar Achmad, didampingi Wakil Wali Kota sekaligus Wakil Kepala BP Batam, Li Claudia Chandra.

Example 300x600

Dalam sambutannya, Amsakar menegaskan bahwa Gema Batam ASRI bukan sekadar program seremonial, melainkan langkah konkret menindaklanjuti kebijakan nasional yang diturunkan langsung hingga ke level masyarakat.

“Gerakan ini kita turunkan hingga ke tingkat RT dan RW. Implementasinya harus benar-benar dirasakan masyarakat, dan hari ini kita mulai dari Tanjung Banon,” tegasnya.

Sebagai langkah awal yang langsung mencuri perhatian, sebanyak 600 personel diterjunkan dan disebar di kawasan tersebut. Mereka terdiri dari berbagai satuan tugas yang bekerja secara terpadu, mulai dari pasukan oranye Pemko Batam, Satgas Kebersihan BP Batam, tim pembersih drainase, hingga pasukan merah dan tim teknis dari dinas terkait.

Amsakar juga mengingatkan agar program ini tidak berhenti sebagai seremoni belaka. Ia menekankan pentingnya keberlanjutan dan konsistensi dalam menjaga lingkungan.

“Apa yang sudah dimulai hari ini harus terus dilanjutkan. Ini bukan kegiatan sesaat, tapi gerakan jangka panjang,” ujarnya.

Dipilihnya Tanjung Banon bukan tanpa alasan. Kawasan ini merupakan wilayah pengembangan baru di Rempang Eco City yang dinilai strategis untuk ditata sejak awal agar menjadi lingkungan yang bersih, sehat, dan nyaman dihuni.

Program Pemberdayaan Masyarkat

Tak hanya fokus pada kebersihan, Pemko Batam juga menggulirkan berbagai program pemberdayaan masyarakat. Mulai dari bantuan alat tangkap nelayan, distribusi bibit ikan dan tanaman, hingga pengembangan Kampung Nelayan Merah Putih untuk meningkatkan kesejahteraan warga setempat.

Melalui Gema Batam ASRI, pemerintah berharap tumbuh kesadaran kolektif masyarakat dalam menjaga lingkungan secara berkelanjutan.

“Ini bukan hanya program pemerintah, tapi gerakan bersama. Mari kita jaga Batam agar tetap bersih, sehat, dan indah,” pungkas Amsakar.

Editor: Risman

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *