Mugello, Nagoyapos.com – Pembalap muda Indonesia, Veda Ega Pratama, kembali menunjukkan konsistensinya di ajang Moto3 2026. Meski menghadapi balapan sulit pada seri ketujuh GP Italia di Sirkuit Mugello, Minggu (31/5/2026), rider Honda Team Asia itu tetap mampu menjaga posisinya di lima besar klasemen sementara Moto3 musim ini.
Veda harus puas finis di posisi kedelapan pada balapan yang berlangsung ketat dan penuh drama tersebut. Meski demikian, hasil itu cukup untuk membuat pembalap berjuluk The Rocket Boy tetap bertahan di peringkat kelima klasemen Moto3 2026.
Memulai balapan dari posisi ke-12, Veda sempat membuat kejutan besar pada lap pertama dengan melesat naik enam tingkat. Penampilan agresifnya membuat pembalap berusia 17 tahun itu langsung masuk ke barisan depan persaingan.
Namun setelah start impresif, Veda terlihat cukup lama tertahan di kelompok tengah. Strategi menjaga performa ban lunak tampaknya menjadi pertimbangan penting tim Honda Team Asia, mengingat karakter ban yang cepat memberikan kecepatan tetapi juga lebih cepat mengalami penurunan performa.
Memasuki enam lap terakhir, Veda mulai menunjukkan tajinya. Dari posisi ke-12, ia perlahan merangsek ke depan hingga sempat menghuni posisi keempat pada lap penultima atau lap sebelum finis.
Sayangnya, pada fase akhir balapan, Veda kesulitan mengimbangi ritme para pembalap terdepan dan menjadi korban efek slipstream di trek lurus panjang Mugello.
Sempat berada di posisi keenam saat keluar dari tikungan terakhir, Veda akhirnya harus turun ke posisi kedelapan usai disalip Eddie O’Shea dan David Munoz menjelang garis finis.
Hasil ini membuat Veda kembali finis di posisi kedelapan, sama seperti saat menjalani balapan sebelumnya di Catalunya.
Veda Ega Pratama Tetap Kokoh di 5 Besar Klasemen Moto3 2026
Meski gagal naik podium, konsistensi menjadi modal terbesar Veda musim ini. Pembalap Indonesia tersebut kini mengoleksi 66 poin dan tetap bertahan di posisi kelima klasemen sementara Moto3 2026.
Menariknya, Veda tercatat tidak pernah finis lebih buruk dari posisi kedelapan sepanjang musim ini, kecuali saat mengalami kecelakaan pada GP Amerika.
Dengan rata-rata 9,4 poin per seri, performa rookie asal Indonesia ini dinilai sangat impresif, terlebih ia sudah berhasil meraih podium pada GP Brasil.
Pencapaian tersebut semakin spesial karena Indonesia selama ini bukan negara dengan tradisi kuat di ajang Grand Prix roda dua dunia.
Klasemen Moto3 2026 Usai GP Italia
1. Maximo Quiles (KTM) – 145 poin
2. Alvaro Carpe (KTM) – 93 poin
3. Adrian Fernandez (Honda) – 89 poin
4. Brian Uriarte (KTM) – 67 poin
5. Veda Ega Pratama (Honda) – 66 poin
6. Marco Morelli (KTM) – 61 poin
7. Valentin Perrone (KTM) – 56 poin
8. David Almansa (KTM) – 52 poin
9. Guido Pini (Honda) – 47 poin
10.David Munoz (KTM) – 47 poin
Sementara itu, pimpinan klasemen Maximo Quiles gagal meraih kemenangan di GP Italia setelah mengalami beberapa kesalahan pada lap-lap akhir dan hanya finis di posisi ke-11. Meski demikian, pembalap binaan Marc Marquez itu masih nyaman di puncak klasemen berkat konsistensi luar biasa dengan empat kemenangan dari enam seri sebelumnya.
Di sisi lain, Honda juga masih membawa catatan minor di Mugello. Pabrikan asal Jepang itu belum mampu menempatkan pembalapnya di podium GP Italia selama empat musim beruntun, meskipun sempat mendominasi jalannya balapan lewat Adrian Fernandez dan Eddie O’Shea.
Editor: Risman


















