‎Gen Z SMAN 3 Batam Turun ke Jalan, Ultras SMANTI Bagikan 300 Paket Takjil ‎ ‎Reporter

‎Gen Z SMAN 3 Batam Turun ke Jalan, Ultras SMANTI Bagikan 300 Paket Takjil ‎

‎Batam-(NagoyaPos.Com)-Menjelang waktu berbuka puasa, suasana di simpang lampu merah Gelael dan Kaliban, Batam Center, Rabu (4/3) sore, tampak berbeda. Puluhan pelajar berseragam sekolah berdiri di tepi jalan, sebagian membawa kantong berisi makanan, sebagian lagi sibuk menyapa pengendara yang melintas.

‎Mereka adalah siswa SMAN 3 Batam yang tergabung dalam komunitas Ultras SMANTI, yang kembali menjalankan tradisi tahunan berbagi takjil di bulan Ramadan.

‎Dengan penuh semangat, para siswa ini membagikan paket makanan berbuka kepada pengendara, pekerja jalanan, hingga siapa saja yang melintas dan membutuhkan. Setiap lampu merah dijaga oleh kelompok siswa yang membagikan takjil di dua arah jalan.

‎Solidaritas anak-anak Gen Z itu tampak jelas. Sekitar 40 siswa kelas XI turun langsung ke jalan membawa ratusan paket takjil yang telah mereka siapkan sejak siang.

‎Perwakilan siswa,Muhammad Nadhif Rajendra dan Zhafran Defriansyah Putra, mengatakan kegiatan berbagi ini merupakan bentuk kebersamaan sekaligus kepedulian sosial dari komunitas SMANTI.

‎“Ini bentuk loyalitas dan solidaritas kami sebagai bagian dari SMANTI. Tahun ini ada sekitar 40 anggota Ultras yang turun langsung berbagi,” ujarnya.

‎Dalam kegiatan tersebut, para siswa membagikan sekitar 300 paket takjil yang disalurkan di dua titik, yakni simpang lampu merah Gelael dan kawasan Kaliban, Batam Center.

‎“Alhamdulillah, kami bisa berbagi sekitar 300 paket untuk masyarakat di sini,” Muhammad Nadhif

‎Paket takjil yang dibagikan berisi makanan ringan hingga makanan pokok untuk berbuka. Para siswa menyusun sendiri isi paket tersebut agar bisa langsung dinikmati penerima saat waktu berbuka tiba.

‎“Makanannya ada kue-kue takjil seperti biasa, lalu ada juga makanan pokok seperti nasi dan minuman,” jelasnya.

‎Iuran Sendiri Tanpa Sponsor

‎Menariknya, seluruh kegiatan ini didanai dari hasil iuran para siswa sendiri. Tanpa sponsor atau dukungan pihak luar, para anggota Ultras SMANTI mengumpulkan dana secara gotong royong hingga mencapai hampir Rp5 juta.

‎Dana tersebut kemudian digunakan untuk membeli bahan makanan, mengemas paket takjil, hingga mendistribusikannya kepada masyarakat.

‎“Dana ini murni dari iuran kami sendiri, dari teman-teman Ultras SMANTI. Tidak ada sponsor,” ujarnya.

‎Menurut Zafran, kegiatan berbagi takjil ini memang sudah menjadi tradisi yang dilakukan setiap Ramadan oleh komunitas tersebut. Namun untuk tahun ini, mereka berencana menambah frekuensi kegiatan.

‎“Biasanya memang setahun sekali di bulan puasa. Tapi tahun ini kami berencana membagikan dua kali. Ini yang pertama,” katanya.

‎Di tengah lalu lintas yang padat menjelang berbuka, aksi para pelajar itu menjadi pemandangan yang menyejukkan. Bagi sebagian orang yang menerima, mungkin hanya sekotak makanan. Namun bagi para siswa, itu adalah pelajaran tentang empati, solidaritas, dan arti berbagi sejak usia muda.

‎Ia berharap aksi kecil yang dilakukan para siswa ini bisa menjadi contoh bagi generasi muda lainnya untuk menumbuhkan rasa kepedulian sosial.

‎“Semoga apa yang kami lakukan bisa mengajak lebih banyak orang untuk saling berbagi dan membantu mereka yang membutuhkan,” ujarnya.(**)

 

Example 300x600

 

Reporter : RY

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *