Batam, Nagoyapos.com – Pemerintah Kota Batam bergerak cepat merespons insiden tabrak lari yang menimpa seorang siswa di SD Negeri 001 Batam Kota. Wakil Wali Kota Batam, Li Claudia Chandra, turun langsung meninjau lokasi rencana pembangunan Zona Selamat Sekolah (ZoSS), Senin (13/4/2026).
Dalam peninjauan tersebut, Li Claudia menekankan pentingnya penentuan titik penyeberangan yang sesuai standar operasional prosedur (SOP). Ia mengingatkan agar fasilitas yang dibangun benar-benar memberikan perlindungan maksimal bagi para siswa.
“Lokasinya harus benar-benar aman dan sesuai ketentuan. Jangan sampai justru membahayakan anak-anak kita,” tegasnya.
ZoSS sendiri merupakan program keselamatan lalu lintas di kawasan sekolah, yang mencakup pengaturan batas kecepatan kendaraan, pemasangan marka jalan, hingga penyediaan fasilitas penyeberangan yang aman dan jelas bagi pelajar.
Langkah ini diambil sebagai respons cepat atas kejadian tabrak lari yang terjadi pada Selasa (31/3/2026), yang sempat mengundang perhatian publik dan kekhawatiran orang tua murid.
Tak ingin kejadian serupa terulang, Li Claudia bahkan meminta agar pembangunan ZoSS segera direalisasikan dalam waktu dekat.
“Saya minta ini dipercepat. Kalau bisa, pengerjaannya dimulai malam ini,” ujarnya tegas.
Selain pembangunan fisik, pemerintah juga akan melakukan sosialisasi kepada siswa dan pihak sekolah agar fasilitas tersebut dapat dimanfaatkan secara optimal. Upaya ini diharapkan tidak hanya meningkatkan keselamatan pelajar, tetapi juga membangun kesadaran berlalu lintas di lingkungan sekolah.
Peninjauan tersebut turut dihadiri oleh jajaran Dinas Perhubungan Kota Batam, perwakilan BP Batam, serta pihak kepolisian yang siap mendukung kelancaran program keselamatan ini.
Editor: Risman


















