Gresik, Nagoyapos.com – Timnas U-17 Indonesia membuka langkah di ajang ASEAN Championship U-17 2026 dengan kemenangan meyakinkan. Skuad Garuda Asia sukses membungkam Timor Leste U-17 dengan skor telak 4-0 di Stadion Gelora Joko Samudro, Gresik, Senin (13/4/2026).
Empat gol kemenangan Indonesia dicetak oleh Putu Ekayana (menit 6 dan 17), Ridho (36’), serta Dava Yunna (41’).
Pelatih Timnas U-17 Indonesia, Kurniawan Dwi Yulianto, mengaku bersyukur atas hasil positif tersebut. Ia memberikan apresiasi tinggi terhadap kerja keras para pemainnya yang tampil penuh semangat sejak awal hingga akhir pertandingan.
“Ini hasil yang patut disyukuri. Saya harus memberikan kredit kepada para pemain karena perjuangan mereka luar biasa,” ujar Kurniawan.
Legenda sepak bola Indonesia itu menilai laga perdana bukanlah hal mudah, terutama karena sebagian besar pemain baru pertama kali tampil di ajang internasional. Selain itu, status sebagai tuan rumah juga menambah tekanan bagi tim.
Namun, Kurniawan memuji mentalitas para pemain yang mampu menjawab tekanan dengan kemenangan telak.
“Bukan hal yang mudah menghadapi pertandingan pertama sebagai tuan rumah. Tekanan sangat besar, tapi mereka bisa menjawab dengan baik,” jelasnya.
Meski demikian, ia mengingatkan agar para pemain tidak cepat berpuas diri. Pasalnya, perjalanan di fase grup masih panjang dan tantangan berikutnya akan semakin berat.
Timnas U-17 Indonesia dijadwalkan menghadapi Malaysia pada 16 April 2026, sebelum melawan Vietnam pada 19 April 2026.
“Kami selalu tekankan bahwa setiap pertandingan adalah final. Jadi setelah ini harus kembali fokus,” tegas Kurniawan.
Sementara itu, bintang kemenangan Indonesia, Putu Ekayana, mengaku sangat senang bisa mencetak dua gol di laga debut internasionalnya.
“Ini pertandingan pertama saya di level internasional. Sangat penting dan saya senang bisa membantu tim meraih kemenangan,” ungkapnya.
Kemenangan ini menjadi modal penting bagi Garuda Asia untuk melangkah lebih jauh di turnamen. Namun, konsistensi dan fokus tetap menjadi kunci menghadapi laga-laga berat selanjutnya.
Editor: Risman


















