Batam  

Tanam 2.000 Mangrove di Nongsa, Wali Kota Batam Ajak Warga Jaga Lingkungan Pesisir

Suasana aksi penanaman 2.000 bibit mangrove di kawasan Pantai Tanjung Bemban, Nongsa, yang melibatkan pemerintah, mahasiswa, tokoh masyarakat, dan organisasi kemasyarakatan. Kegiatan ini menjadi bentuk kepedulian bersama dalam menjaga kelestarian lingkungan pesisir dan mencegah abrasi di wilayah pantai Batam.

Batam-(NagoyaPos.Com) – Upaya pelestarian lingkungan pesisir terus digencarkan di Kota Batam. Salah satunya melalui aksi penanaman 2.000 bibit mangrove bertajuk Save Mangrove Save The World yang digelar di kawasan Pantai Tanjung Bemban, Kelurahan Batu Besar, Kecamatan Nongsa, Sabtu (9/5).

Kegiatan ini melibatkan berbagai unsur, mulai dari pemerintah daerah, akademisi, mahasiswa, tokoh masyarakat, hingga organisasi kemasyarakatan sebagai bentuk kepedulian bersama terhadap keberlangsungan ekosistem pesisir.

Example 300x600

Wali Kota Batam Amsakar Achmad yang hadir dalam kegiatan tersebut mengajak seluruh elemen masyarakat untuk lebih peduli terhadap lingkungan, terutama di tengah pertumbuhan industri dan peningkatan jumlah penduduk di Batam.

Menurut Amsakar, menjaga lingkungan tidak hanya sebatas kegiatan seremonial seperti penanaman mangrove, tetapi juga harus diwujudkan dalam kebiasaan sehari-hari, seperti menjaga kebersihan dan tidak membuang sampah sembarangan.

“Tema Save Mangrove Save The World ini sangat relevan. Di tengah pembangunan yang terus berkembang, keseimbangan lingkungan harus tetap dijaga,” ujarnya.

Ia juga mengajak generasi muda, khususnya mahasiswa, untuk menjadi agen perubahan dalam menjaga kelestarian lingkungan dan membangun kesadaran kolektif terhadap pentingnya ekosistem pesisir.

Panitia pelaksana, Yarsi Efendi, mengatakan penanaman mangrove ini bertujuan untuk menjaga wilayah pesisir dari abrasi sekaligus memperkuat ekosistem pantai.

Sebanyak 2.000 bibit mangrove ditanam dengan jarak empat meter antar tanaman agar pertumbuhannya lebih optimal.

Dekan Universitas Riau Kepulauan, Suryo Hartanto, mengapresiasi keterlibatan mahasiswa dalam kegiatan tersebut.

Menurutnya, aksi penanaman mangrove menjadi bagian dari pendidikan karakter dan kepedulian lingkungan bagi generasi muda.

“Mahasiswa harus menjadi bagian dari solusi terhadap persoalan lingkungan, bukan hanya menjadi penonton,” ujarnya.

Sementara itu, pengamanan kegiatan dilakukan oleh personel Polsek Nongsa di bawah koordinasi Kapolsek Nongsa Eriman yang diwakili Piket Pawas Iptu Jefry Adil Akbar.

Pihak kepolisian memastikan seluruh rangkaian kegiatan berjalan aman, tertib, dan lancar.

Iptu Jefry Adil Akbar menyampaikan dukungan kepolisian terhadap kegiatan pelestarian lingkungan sebagai bagian dari tanggung jawab bersama menjaga bumi untuk generasi mendatang.

Kegiatan ditutup dengan penyerahan sertifikat penanaman mangrove kepada pihak terkait dan dilanjutkan aksi tanam bersama di kawasan pesisir Pantai Tanjung Bemban. (*)

 

 

Reporter : RY

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *