Tanjungpinang, Nagoyapos – Komitmen Polri dalam mendukung peningkatan kualitas gizi masyarakat terus diperkuat. Kapolda Kepulauan Riau (Kepri) Irjen Pol Asep Safrudin, meresmikan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Polresta Tanjungpinang yang berlokasi di Jalan Rumah Sakit, Kota Tanjungpinang, Selasa (30/12/2025).
Peresmian tersebut turut dihadiri Irwasda Polda Kepri Kombes Pol Tato Pamungkas Suyuno, jajaran Pejabat Utama Polda Kepri, unsur Forkopimda Provinsi dan Kota Tanjungpinang, serta perwakilan Gubernur Kepri yang diwakili Asisten I Provinsi Kepri Arif Fadillah.
Kapolresta Tanjungpinang Kombes Pol Hamam Wahyudi menjelaskan bahwa SPPG dibangun di atas aset Polri seluas kurang lebih 1.300 meter persegi, yang sebelumnya merupakan bangunan tidak terpakai. Pembangunan dimulai sejak Juli 2025 dan rampung dalam waktu lima bulan.
“Pembangunan SPPG ini mengedepankan standar kesehatan, mulai dari sistem air bersih hingga Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL), untuk menjamin keamanan dan higienitas makanan,” ujar Kapolresta.
SPPG Polresta Tanjungpinang berada di bawah naungan Yayasan Kemala Bhayangkari dan telah ditetapkan melalui Surat Keputusan Badan Gizi Nasional (BGN).
Pada tahap awal, fasilitas ini akan melayani 1.515 penerima manfaat dari 15 sekolah, posyandu, ibu hamil, ibu menyusui, serta balita, dengan jangkauan distribusi maksimal sejauh empat kilometer.
Sebanyak 30 relawan, termasuk tenaga ahli gizi, telah disiapkan untuk mendukung operasional. SPPG dijadwalkan mulai beroperasi pada 8 Januari 2026.
Mewakili Wakil Gubernur Kepri, Asisten I Provinsi Kepri Arif Fadillah menegaskan bahwa kehadiran SPPG merupakan langkah strategis dalam mendukung program nasional Makan Bergizi Gratis (MBG) serta memperkuat upaya peningkatan status gizi masyarakat.
“Pada tahun 2025, target penerima manfaat MBG di Provinsi Kepri mencapai 638.047 orang dengan dukungan 253 unit SPPG,” ungkapnya.
Bentuk Dukungan Polri pada Program MBG
Sementara itu, Kapolda Kepri Irjen Pol Asep Safrudin menegaskan bahwa SPPG Polresta Tanjungpinang merupakan bentuk dukungan nyata Polri terhadap kebijakan strategis pemerintah dalam menyiapkan generasi unggul menuju Indonesia Emas.
Kapolda menekankan pentingnya pengawasan mutu secara ketat, mulai dari pemilihan bahan baku hingga proses penyajian, agar layanan gizi benar-benar aman dan berkualitas.
“Saat ini Polda Kepri memiliki 17 dapur SPPG di seluruh kabupaten dan kota. Tujuh sudah beroperasi, sementara sisanya masih dalam tahap persiapan,” jelas Kapolda.
Rangkaian peresmian ditutup dengan penandatanganan prasasti, pemotongan tumpeng oleh Kapolda Kepri yang diserahkan kepada Kapolresta Tanjungpinang, penekanan tombol peresmian, serta peninjauan langsung fasilitas SPPG oleh Kapolda bersama para undangan. (r)



















