Lonjakan Mudik Nataru! Pelni Batam Angkut 13.261 Penumpang, Rute Sumatra Paling Padat

Mudik Lebaran Makin Hemat dari Batam, Ini Strategi PELNI: Tiket Stabil, Diskon 30% & Kapal Tambahan
Pelni Batam memberikan diskon 30% untuk warga yang mudik lebaran lewat laut (ilustrasi)

Batam, Nagoyapos – Arus mudik Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025/2026 melalui jalur laut di Batam mengalami lonjakan signifikan. PT Pelayaran Nasional Indonesia (Pelni) Cabang Batam mencatat telah mengangkut 13.261 penumpang sejak posko Nataru dibuka pada 17 hingga 25 Desember 2025.

Selama periode tersebut, Pelni Batam melayani lima kali keberangkatan kapal, dengan rute menuju wilayah Sumatra masih mendominasi arus mudik. Jalur Batam–Tanjung Balai Karimun–Belawan tercatat sebagai rute terpadat yang dipilih penumpang.

Example 300x600

Kepala Cabang Pelni Batam, Edwin Kurniansyah, mengungkapkan bahwa dari total lima keberangkatan, empat kapal melayani rute Belawan dan Tanjung Balai Karimun, sementara satu keberangkatan lainnya menuju Tanjung Priok, Jakarta.

“Puncak arus mudik tercatat terjadi pada 22 dan 25 Desember 2025, saat jumlah penumpang mengalami lonjakan signifikan dibandingkan hari-hari sebelumnya,” ujar Edwin di Batam, Jumat (26/12/2025).

Secara tahunan, trafik penumpang Nataru tahun ini menunjukkan tren peningkatan dibandingkan periode yang sama tahun lalu, dengan estimasi kenaikan sekitar 1 hingga 5 persen. Kenaikan ini dipicu oleh tingginya mobilitas masyarakat selama libur akhir tahun.

Untuk menjaga kelancaran layanan dan kenyamanan penumpang, Pelni Batam menyiagakan dua armada kapal, termasuk satu kapal tambahan yang dialihkan sementara dari wilayah Indonesia timur. Langkah ini dilakukan guna mengantisipasi lonjakan permintaan tiket selama periode Nataru.

Hingga akhir Desember 2025, Pelni Batam masih menjadwalkan dua keberangkatan lanjutan, yakni menuju Tanjung Priok pada 27 Desember dan menuju Belawan pada 31 Desember 2025, seiring masih tingginya mobilitas masyarakat menjelang pergantian tahun.

Pelni mengimbau masyarakat agar memantau jadwal keberangkatan dan ketersediaan tiket melalui kanal resmi, serta datang lebih awal ke pelabuhan untuk menghindari antrean panjang selama puncak arus liburan. (dr)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *