Program Makan Bergizi Gratis Antar Batam Raih Penghargaan Pendidikan 2026

Program Makan Bergizi Gratis Antar Batam Raih Penghargaan Pendidikan 2026
Wali kota Amsakar terima penghargaan pendidikan dari BPMP Kepri (mc batam)

Batam, Nagoyapos – Pemerintah Kota Batam kembali menuai apresiasi atas komitmennya di sektor pendidikan. Amsakar Achmad, Wali Kota Batam, menerima penghargaan kategori Dukungan Pemerintah Daerah pada Program Makan Bergizi Gratis (MBG) dari Balai Penjaminan Mutu Pendidikan Kepulauan Riau.

Penghargaan diserahkan langsung oleh Kepala BPMP Kepri, Warsita, dalam Malam Apresiasi Pendidikan dan Konsolidasi Daerah Pendidikan Dasar dan Menengah Tahun 2026 yang digelar di Planet Holiday Hotel, Sabtu (14/2/2026) malam.

Example 300x600

Kegiatan yang berlangsung pada 13–15 Februari 2026 itu mengusung tema Memperkuat Partisipasi Semesta Mewujudkan Pendidikan Bermutu untuk Semua dan menjadi ajang konsolidasi pemangku kepentingan pendidikan di daerah.

Dalam sambutannya, Amsakar menegaskan bahwa desain pembangunan sumber daya manusia (SDM) hari ini akan menentukan masa depan daerah. Pendidikan, kata dia, merupakan instrumen utama mobilitas sosial.

“Mustahil berbicara tentang daya saing jika SDM tidak dipersiapkan dengan baik. Pendidikan adalah jalan paling efektif untuk mengubah kehidupan,” ujarnya.

Ia mencontohkan kebangkitan Jepang pascaperang yang bertumpu pada penguatan peran guru dan profesor, serta Singapura yang mampu maju meski minim sumber daya alam karena fokus pada kualitas manusianya.

Alokasi Anggaran untuk Pendidikan

Komitmen Pemko Batam, lanjut Amsakar, diwujudkan melalui kebijakan anggaran dan program konkret. Pada 2025–2026, pemerintah mengalokasikan sekitar Rp1,1 triliun untuk Dinas Pendidikan dari total APBD Rp4,3 triliun. Selain itu, 105.670 stel seragam gratis telah dibagikan kepada siswa SD dan SMP, baik negeri maupun swasta.

Di sektor pendidikan tinggi, Pemko Batam menyalurkan beasiswa bagi 2.025 mahasiswa, termasuk kuota khusus untuk anak hinterland dan keluarga kurang mampu. Pemerintah juga merencanakan pembangunan Sekolah Terintegrasi Merah Putih (Sekolah Garuda) seluas 18 hektare dengan konsep boarding school, didukung sumbangan pengusaha senilai Rp150 miliar.

Terkait Program Makan Bergizi Gratis yang dicanangkan Presiden Prabowo Subianto, Amsakar menyebut kebijakan tersebut sebagai investasi jangka panjang bagi ketahanan bangsa.

“Program ini bukan sekadar pemenuhan gizi, tetapi investasi masa depan. Di Batam, kami mengawal agar dampaknya terasa pada kesehatan siswa sekaligus menggerakkan ekonomi lokal,” katanya.

Ia menambahkan, capaian sektor pendidikan turut mendorong Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kota Batam yang kini mencapai 83,8—tertinggi di Kepulauan Riau dan termasuk jajaran terbaik di Sumatera.

“Jika IPM meningkat, kemiskinan menurun, dan ekonomi tumbuh, berarti tata kelola pemerintahan berada di jalur yang tepat,” tutupnya. (r)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *