Instruktur Honda Jelaskan Bahaya Menggunakan Rem Depan Saat Menikung, Pengendara Diimbau Terapkan Teknik #Cari_Aman

Nagoyapos,–Banyak pengendara sepeda motor secara spontan menarik rem depan ketika memasuki tikungan karena dianggap mampu menurunkan kecepatan secara cepat. Namun, kebiasaan ini ternyata menyimpan risiko besar, terutama ketika motor berada dalam posisi miring. Untuk meningkatkan pemahaman keselamatan berkendara,

Instruktur Safety Riding PT Capella Dinamik Nusantara (Capella Honda) Kepri, Christofer Valentino, memberikan penjelasan teknis sekaligus langkah aman yang perlu diterapkan saat menghadapi tikungan.pada Tanggal (28/11/2025)

Example 300x600

Christofer menjelaskan bahwa penggunaan rem depan saat menikung dapat menyebabkan hilangnya cengkeraman ban terhadap permukaan jalan. Saat motor miring, bidang ban yang menapak ke aspal menjadi lebih sempit dibanding saat motor tegak. Ditambah gaya sentrifugal yang muncul selama proses menikung, beban pada ban meningkat secara signifikan.

“Ketika rem depan digunakan dalam kondisi motor miring, beban ban bertambah besar sehingga potensi kehilangan traksi sangat tinggi. Jika roda depan kehilangan cengkeraman, pengendara bisa langsung terhempas bersama motornya, dan risikonya sangat fatal,” jelas Christofer. Ia menegaskan bahwa teknik pengereman ini hanya aman dilakukan oleh pembalap profesional di lintasan balap dengan perangkat keselamatan lengkap, sehingga tidak disarankan untuk digunakan di jalan raya.

Melihat tingginya risiko tersebut, kebiasaan mengerem dengan rem depan di tikungan tidak dianjurkan untuk penggunaan harian. Kesalahan teknik dapat membawa pengendara pada situasi berbahaya, terutama ketika melewati tikungan sempit atau jalanan yang tidak rata.

Sales Manager PT Capella Dinamik Nusantara, Duri Yanto, menyampaikan bahwa edukasi keselamatan berkendara menjadi prioritas utama.

“Perilaku aman di jalan dimulai dari pemahaman teknik yang benar. Informasi seperti ini penting untuk mengurangi risiko kecelakaan yang kerap terjadi akibat kebiasaan yang dianggap sepele. Kami ingin memastikan setiap pengendara Honda di Kepulauan Riau memiliki pengetahuan dan keterampilan yang tepat agar dapat berkendara lebih percaya diri dan aman, saat dikofirmasi awak media (29/11/2025)

Sebagai panduan dasar #Cari_Aman, Christofer membagikan lima teknik menikung yang aman:

Kurangi kecepatan sebelum memasuki tikungan.

Arahkan pandangan ke poros tikungan.

Jaga kecepatan tetap konstan.

Gunakan rem belakang untuk mengontrol laju.

Tambahkan kecepatan setelah keluar dari tikungan.

Christofer menegaskan bahwa teknik menikung aman dapat dipelajari melalui pelatihan langsung. Pemahaman teori dan praktik akan meningkatkan kontrol pengendara sekaligus mengurangi risiko kecelakaan di jalan.

Edukasi ini diharapkan memperkuat budaya #Cari_Aman di tengah masyarakat. Bagi pengendara yang ingin memperdalam keterampilan berkendara aman, dapat menghubungi tim Safety Riding Honda melalui jaringan Dealer Honda terdekat. Seluruh pelatihan tersedia secara langsung dan tanpa biaya.(**)

 

Reporter : Herry

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *