Batam, Nagoyapos – Gubernur Jawa Timur (Jatim) Khofifah Indar Parawansa menghadiri Forum Silaturahmi bersama masyarakat Kepri asal Jawa Timur di Kota Batam, Minggu (7/12/2025) malam. Kehadirannya disambut meriah oleh ratusan warga Jatim yang kini bermukim dan beraktivitas di Kepulauan Riau.
Acara yang juga dihadiri Gubernur Kepulauan Riau (Kepri) Ansar Ahmad ini menjadi momentum penting dalam penguatan pasar antardaerah, sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat perantau Jawa Timur di wilayah perbatasan.
“Kita melakukan misi dagang ke Kepri sambil silaturahim dengan warga di provinsi mitra asal Jawa Timur. Jadi agar nyambung sedulurannya, nyambung seluruh proses yang kita harapkan. Dari Jawa Timur kita harapkan tetap guyub rukun sesuai tagline Jawa Timur,” ujar Khofifah.
Khofifah mengungkapkan, kunjungan ini merupakan bagian dari Misi Dagang Jatim Putaran ke-48, dan menurutnya sambutan masyarakat Jatim di Kepri menjadi yang paling meriah sepanjang pelaksanaan program tersebut.
Sebelumnya, kantor perwakilan dagang Jawa Timur sempat tidak beroperasi saat pandemi Covid-19. Namun kini Pemerintah Provinsi Jatim kembali menguatkan fungsi strategis tersebut dengan memaksimalkan sistem teknologi daring demi memperluas pasar.
Apresiasi Gubernur Kepri
Sementara itu, Gubernur Kepri Ansar Ahmad mengapresiasi kuatnya kebersamaan warga Jatim yang tinggal di Kepri dan berbaur dengan masyarakat lokal.
“Apresiasi kepada masyarakat Jawa Timur yang guyub dan berbaur. Kepri yang heterogen bisa hidup dengan damai,” kata Ansar.
Ansar juga mengajak Pemerintah Provinsi Jatim untuk memanfaatkan peluang besar pasar regional terdekat, khususnya Singapura, untuk memperluas ekspor berbagai komoditas unggulan seperti sayuran, ayam potong, dan produk pertanian lainnya.
Dengan terbukanya kerja sama yang lebih erat, diharapkan ekonomi Jatim dan Kepri semakin berkembang melalui jalinan kemitraan perdagangan yang saling menguntungkan. (dr)


















