Batam, Nagoyapos – Kabar gembira bagi calon pemudik jalur laut. PT Pelayaran Nasional Indonesia (Pelni) Cabang Batam resmi memberikan diskon tiket kapal sebesar 30 persen untuk Angkutan Lebaran 2026. Potongan harga ini berlaku untuk keberangkatan 11 Maret hingga 5 April 2026, dengan total alokasi anggaran mencapai Rp42,3 miliar.
Kepala Cabang Pelni Batam, Edwin Kurniansyah, mengatakan kebijakan diskon diharapkan meringankan biaya perjalanan masyarakat.
“Harapannya dengan diskon 30 persen ini ada kelebihan dana yang bisa dimanfaatkan pemudik di kampung halamannya,” ujarnya.
Selain meringankan beban, stimulus ini juga ditujukan untuk mendorong minat mudik menggunakan transportasi laut.
Pelni Batam memproyeksikan kenaikan jumlah penumpang 1–5 persen pada Angkutan Lebaran 2026 dibandingkan tahun lalu. Pada periode Lebaran 2025, total arus mudik dan balik tercatat 646.554 penumpang. Tahun ini, target layanan dipatok hingga 679 ribu penumpang, menandakan antusiasme mudik yang tetap tinggi.
Puncak arus mudik diperkirakan terjadi pada 19 Maret 2026, terutama untuk rute padat Batam–Belawan, Sumatera Utara.
Pelni bersama instansi terkait telah menyiapkan strategi untuk memastikan perjalanan berjalan lancar dan aman.
Antisipasi Lonjakan, Armada Ditambah
Untuk menghadapi lonjakan penumpang, Pelni Batam menambah armada. Selain KM Kelud yang rutin melayani Batam, akan dioperasikan tambahan kapal KM Nggapulu.
Penambahan ini diharapkan mengurangi kepadatan dan memberi lebih banyak pilihan jadwal bagi penumpang, khususnya di lintasan Batam–Belawan yang selama ini paling ramai.
Diskon & Penjualan Tiket Bertahap
Program diskon 30 persen merupakan stimulus pemerintah untuk Angkutan Lebaran 2026 dan berlaku selama periode 11 Maret–5 April 2026. Di sisi lain, penjualan tiket pada masa puncak akan dilakukan bertahap untuk mencegah penumpukan penumpang dan praktik borong tiket, sehingga arus pemesanan lebih terkontrol.
Koordinasi Lintas Instansi & Kenyamanan
Menjelang puncak mudik, Pelni Batam intens berkoordinasi dengan otoritas pelabuhan dan pemangku kepentingan di Pelabuhan Bintang 99 Persada, Batu Ampar, Batam. Berbagai upaya disiapkan untuk meningkatkan kenyamanan penumpang saat menunggu keberangkatan, termasuk konsep customer happiness seperti hiburan ringan.
Pelni juga mengimbau penumpang membawa barang seperlunya demi kenyamanan bersama di dalam kapal. Dengan barang bawaan yang tertata, ruang kapal lebih lega dan perjalanan mudik diharapkan semakin nyaman. (r)


















