Batam, Nagoyapos – Suasana Bandara Internasional Hang Nadim Batam mendadak jadi sorotan, Rabu (18/3/2026). Kapolda Kepulauan Riau, Irjen Pol. Asep Safrudin, turun langsung ke lapangan untuk memastikan kesiapan arus mudik Lebaran 1447 H berjalan aman dan lancar.
Tak sekadar formalitas, peninjauan ini dilakukan secara menyeluruh. Didampingi Wakapolda Kepri Brigjen Pol. Dr. Anom Wibowo dan jajaran pejabat utama, Kapolda memeriksa langsung berbagai aspek penting mulai dari fasilitas penumpang, sistem pengamanan, hingga alur keberangkatan dan kedatangan pesawat.
Langkah ini menjadi krusial mengingat lonjakan penumpang diprediksi meningkat signifikan menjelang Hari Raya Idulfitri.
Menariknya, di sela-sela pengecekan, Kapolda juga menyempatkan diri berinteraksi langsung dengan para pemudik di ruang tunggu. Ia berdialog, mendengarkan keluhan, sekaligus memastikan pelayanan berjalan optimal.
Dalam suasana hangat tersebut, Kapolda mengingatkan para pemudik untuk menjaga kesehatan serta selalu waspada terhadap barang bawaan agar perjalanan tetap aman dan nyaman.
“Kami ingin memastikan masyarakat bisa mudik dengan tenang dan selamat sampai tujuan,” menjadi pesan kuat dari kunjungan tersebut.
Tak hanya itu, peninjauan ini juga diwarnai dengan koordinasi lintas instansi.
Hadir dalam kegiatan tersebut berbagai pihak mulai dari TNI, BP Batam, Dinas Perhubungan, BPBD, hingga instansi transportasi seperti ASDP, KSOP, dan Jasa Raharja. Sinergi ini menjadi kunci utama dalam menjaga stabilitas keamanan dan kelancaran arus mudik di jalur udara.
Pelayanan Terbaik
Kabidhumas Polda Kepri Kombes Pol. Nona Pricillia Ohei menegaskan bahwa Polri berkomitmen penuh memberikan pelayanan terbaik selama periode mudik Lebaran.
Ia juga mengingatkan masyarakat untuk memanfaatkan layanan kepolisian seperti Call Center 110 yang aktif 24 jam, serta aplikasi Polri Super Apps untuk kebutuhan darurat.
Bahkan, bagi warga yang khawatir meninggalkan rumah saat mudik, Polri menyediakan layanan penitipan kendaraan dan barang berharga secara gratis di kantor polisi terdekat.
Dengan berbagai langkah ini, Polda Kepri ingin memastikan satu hal: mudik bukan hanya soal pulang, tetapi juga tentang rasa aman yang menyertai setiap perjalanan. (r)



















