Batam-(NagoyaPos) – Semangat kebersamaan dan persaudaraan mewarnai Silaturahmi Akbar Ikatan Keluarga Lubuk Jantan (IKLJ) Kota Batam yang digelar di Perumahan Cipta Asri Tahap I, Blok K No 72, Batam, Minggu (3/5). Mengusung falsafah Minangkabau “Saciok Bak Ayam, Sadanciang Bak Basi”, kegiatan ini menjadi ajang mempererat tali persaudaraan sesama perantau asal Lubuk Jantan yang menetap di Kota Batam.
Sekitar 87 anggota dan keluarga besar IKLJ hadir dalam kegiatan yang berlangsung penuh kehangatan dan nuansa kekeluargaan tersebut. Silaturahmi ini juga dihadiri sejumlah tokoh paguyuban Minang di Batam, di antaranya Ketua IKTD Arlon Veristo, Ketua IKLB Omo Marettralitta, Ketua IKLJ Nofrijon, serta Sekretaris IKLJ Doni Indralin.
Ketua IKLJ Batam, Nofrijon, mengatakan silaturahmi akbar ini bukan sekadar ajang berkumpul, tetapi juga menjadi ruang memperkuat soliditas organisasi dan memperkokoh rasa persaudaraan di tanah rantau.
Menurutnya, kekompakan menjadi modal penting bagi masyarakat perantau untuk saling mendukung dan menjaga hubungan baik, baik dalam kehidupan sosial maupun dalam kontribusi nyata bagi pembangunan daerah.
“Di rantau, persaudaraan itu menjadi kekuatan utama. Melalui kegiatan ini, kami ingin terus menjaga kekompakan, mempererat silaturahmi, dan bersama-sama mengambil bagian dalam mendukung pembangunan Kota Batam,” ujar Nofrijon.
Ia menambahkan, nilai Saciok Bak Ayam, Sadanciang Bak Basi yang dipegang teguh masyarakat Minangkabau harus terus dijaga sebagai simbol persatuan, kebersamaan, dan kekuatan dalam menghadapi berbagai tantangan hidup di perantauan.
Sementara itu, Ketua IKTD Batam, Arlon Veristo, mengapresiasi kekompakan yang terus terjalin di tubuh IKLJ. Menurutnya, soliditas antarsesama paguyuban Minang di Batam menjadi kekuatan sosial yang penting untuk terus dipelihara.
Hal senada juga disampaikan Ketua Ikatan Keluarga Lintau Buo (IKLB) Batam, Omo Marettralitta. Ia menilai kegiatan silaturahmi seperti ini bukan hanya menjaga hubungan antarsesama perantau, tetapi juga menjadi wadah melestarikan nilai-nilai budaya Minangkabau di tengah kehidupan modern.
Acara yang digelar di kediaman Candra selaku tuan rumah itu berlangsung sederhana namun penuh makna, diisi dengan ramah tamah, makan bersama, serta diskusi ringan mengenai program organisasi ke depan. Gelak tawa dan keakraban para peserta menjadi bukti kuatnya ikatan kekeluargaan yang terus terjaga.
Melalui silaturahmi akbar ini, IKLJ Batam berharap hubungan kekeluargaan antaranggota semakin erat, sekaligus memperkuat eksistensi organisasi sebagai wadah pemersatu masyarakat Lubuk Jantan di Kota Batam. (*)
Reporter : RY


















