Batam, Nagoyapos – Badan Musyawarah (Banmus) DPRD Kota Batam resmi menyampaikan laporan Rencana Kerja (Renja) Tahun Anggaran 2026 dalam Rapat Paripurna di Gedung DPRD Batam, Senin (29/9/2025). Laporan tersebut disampaikan oleh Koordinator Banmus sekaligus Wakil Ketua II DPRD Batam, Budi Mardiyanto.
Menurut Budi, Renja DPRD disusun secara komprehensif dengan mengacu pada aturan perundang-undangan, arah kebijakan pembangunan Kota Batam, hingga aspirasi masyarakat yang dihimpun sepanjang tahun. Dokumen ini menjadi pedoman utama DPRD dalam menjalankan fungsi legislasi, anggaran, dan pengawasan pada 2026.
“Banmus memiliki peran strategis dalam mengatur seluruh agenda DPRD, mulai dari rapat paripurna, rapat komisi, hingga masa reses. Rencana kerja ini juga mempertimbangkan dinamika pembangunan daerah dan kebijakan nasional,” ujar Budi.
Pokok-Pokok Renja DPRD Batam 2026
Beberapa poin penting dalam Renja DPRD Batam 2026 antara lain:
1. Agenda Sidang: penjadwalan rapat paripurna, rapat komisi, masa reses tiga kali setahun, hingga pembentukan pansus untuk isu strategis.
2. Fungsi Legislasi: penyusunan Program Pembentukan Peraturan Daerah (Propemperda) 2026–2027 dengan prioritas ranperda bidang tata ruang, perizinan, kelautan, pelayanan publik digital, serta dukungan ekonomi daerah.
3. Fungsi Anggaran: pembahasan KUA-PPAS, RAPBD, perubahan APBD, pertanggungjawaban APBD, dan evaluasi realisasi APBD setiap triwulan.
4. Fungsi Pengawasan: memperkuat mekanisme reses, rapat dengar pendapat dengan OPD, sidak lapangan, serta penggunaan hak interpelasi, angket, dan pernyataan pendapat.
Fokus Isu Strategis 2026
Renja DPRD Batam juga menekankan isu-isu besar, di antaranya:
1. Sinkronisasi perencanaan pembangunan daerah.
2. Menjaga stabilitas pertumbuhan ekonomi Batam di kisaran 6–7 persen.
3. Pengembangan sektor pariwisata dan ekonomi kreatif.
4. Optimalisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) melalui digitalisasi.
5. Peningkatan kapasitas aparatur dan anggota DPRD lewat bimtek, workshop, seminar, dan kunjungan kerja.
Budi menegaskan bahwa seluruh Renja DPRD 2026 bersifat realistis dan aplikatif.
“Renja ini kami susun dengan komprehensif dan penuh komitmen. Harapannya, Batam semakin maju, sejahtera, dan berdaya saing,” tegasnya.
Dengan arah kerja tersebut, DPRD Batam menargetkan 2026 sebagai momentum penguatan pembangunan berkelanjutan demi kesejahteraan masyarakat Batam. (fjr)


















