Batam, Nagoyapos – Kepedulian warga Batam terhadap korban bencana alam di Aceh kembali diwujudkan secara nyata. Wali Kota Batam Amsakar Achmad bersama Wakil Wali Kota Batam Li Claudia Chandra menyerahkan langsung bantuan kemanusiaan senilai Rp4,8 miliar kepada Pemerintah Aceh, Jumat (9/1/2026), di Banda Aceh.
Bantuan tersebut diterima langsung oleh Wakil Gubernur Aceh, Fadhlullah, sebagai bentuk solidaritas Pemerintah Kota Batam dan masyarakatnya terhadap saudara-saudara di Serambi Mekkah yang terdampak bencana alam.
Total bantuan yang disalurkan Pemko Batam untuk Aceh tercatat sebesar Rp4.814.230.409. Dana ini bersumber dari APBD Kota Batam sebesar Rp2,5 miliar, serta donasi masyarakat Batam sebesar Rp2.314.230.409 yang dikumpulkan melalui berbagai kegiatan sosial dan agenda kemanusiaan.
Penyaluran bantuan ke Aceh merupakan bagian dari rangkaian misi kemanusiaan Pemko Batam ke wilayah Sumatra yang terdampak bencana alam. Sehari sebelumnya, Kamis (8/1/2026), Amsakar dan Li Claudia juga telah menyerahkan bantuan serupa kepada korban bencana di Provinsi Sumatera Utara. Selanjutnya, rombongan dijadwalkan melanjutkan misi kemanusiaan ke Provinsi Sumatera Barat pada Minggu (11/1/2026).
Wakil Gubernur Aceh, Fadhlullah, menyampaikan bahwa bencana alam yang melanda Aceh telah berlangsung selama 43 hari dan berdampak pada 18 kabupaten dan kota. Pemerintah Aceh bersama seluruh elemen masyarakat masih terus melakukan upaya penanganan dan pemulihan pascabencana.
“Atas nama Pemerintah Aceh dan masyarakat, kami menyampaikan terima kasih dan apresiasi setinggi-tingginya kepada Pemerintah Kota Batam. Kehadiran langsung pimpinan daerah Batam menjadi penguat semangat bagi masyarakat kami. Sampaikan salam kami kepada seluruh warga Batam atas kepedulian ini,” ujar Fadhlullah.
Ia juga menambahkan bahwa kehadiran berbagai pihak dari luar daerah yang datang membantu turut memberikan dampak positif bagi perputaran ekonomi masyarakat setempat di tengah masa pemulihan.
Duka Cita untuk Masyarakat Aceh
Sementara itu, Wali Kota Batam Amsakar Achmad menyampaikan duka cita mendalam atas musibah yang menimpa masyarakat Aceh. Menurutnya, Batam memiliki ikatan emosional yang kuat dengan Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat karena Batam merupakan kota multikultural dengan masyarakat yang berasal dari berbagai daerah tersebut.
“Solidaritas masyarakat Batam tumbuh secara alami. Donasi dikumpulkan dalam berbagai kesempatan, termasuk pada agenda-agenda besar. Hari ini kami hadir langsung untuk menyampaikan amanah masyarakat Batam kepada saudara-saudara kami di Aceh,” kata Amsakar.
Pada kesempatan itu, Amsakar juga mendoakan agar masyarakat Aceh diberi kekuatan dan ketabahan dalam menghadapi masa pemulihan. Ia turut menyampaikan doa khusus bagi Gubernur Aceh yang tengah menjalani perawatan agar segera diberikan kesembuhan.
Sebagai informasi, hingga 31 Desember 2025, total bantuan uang tunai yang berhasil dihimpun Pemerintah Kota Batam mencapai Rp14.074.230.409. Dana tersebut berasal dari APBD Kota Batam Tahun 2025 sebesar Rp7,5 miliar dan donasi masyarakat sebesar Rp6.574.230.409, yang disalurkan untuk membantu korban bencana alam di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat.
Kepedulian ini menegaskan komitmen Batam sebagai kota yang tak hanya berkembang secara ekonomi, tetapi juga kuat dalam solidaritas kemanusiaan. (r)



















