Safari Ramadan ke Pulau Terluar, Amsakar Bawa Bantuan Rp40 Juta dan Pesan Menyentuh

Safari Ramadan ke Pulau Terluar, Amsakar Bawa Bantuan Rp40 Juta dan Pesan Menyentuh
Wali Kota Amsakar menyerahkan bantuan untuk Masjid Al Hidayah Kampung Darat, Pulau Karas, Batam dalam Safari Ramadan 2026 (mc batam)

Batam, Nagoyapos – Safari Ramadan 1447 Hijriah yang digelar Amsakar Achmad kali ini terasa berbeda. Orang nomor satu di Batam itu menyeberang hingga ke Pulau Karas, tepatnya di Masjid Al-Hidayah, Kampung Darat, Kecamatan Galang, Senin (2/3/2026).

Didampingi Sekretaris Daerah Kota Batam, Firmansyah, serta jajaran kepala OPD Pemko Batam, kedatangan rombongan disambut hangat warga Kelurahan Karas.

Example 300x600

Buka Puasa hingga Tarawih Bersama Warga

Rangkaian kegiatan diawali dengan buka puasa bersama, dilanjutkan salat Magrib, Isya, dan Tarawih berjemaah. Suasana penuh keakraban terlihat saat wali kota berbaur langsung dengan masyarakat.

Momentum itu juga dimanfaatkan untuk menyerahkan bantuan pembangunan sarana dan prasarana Masjid Al-Hidayah sebesar Rp40 juta secara simbolis.

Bantuan tersebut diharapkan dapat meningkatkan kenyamanan jemaah sekaligus mendukung aktivitas keagamaan di Pulau Karas.

“Masjid Makmur Bukan Karena Bangunan Megah”

Dalam sambutannya, Amsakar menekankan bahwa kemakmuran masjid tidak diukur dari kemewahan fisik, melainkan dari keaktifan jemaahnya.

“Masjid yang makmur bukan semata-mata karena bangunannya megah, tetapi karena jemaahnya aktif. Jangan sampai memasuki pertengahan Ramadan jumlah jemaah mulai berkurang,” ujarnya.

Ia mengajak masyarakat menjadikan Ramadan sebagai momentum memperbaiki kualitas diri.

“Jangan sampai Ramadan hanya formalitas menahan lapar dan haus. Kita belum tentu bertemu Ramadan tahun depan,” pesannya mengingatkan.

Minta Doa untuk Pembangunan Batam

Di akhir kegiatan, Amsakar juga memohon doa agar pembangunan Kota Batam berjalan lancar. Ia berharap pemerintah diberi kekuatan, keistiqamahan, dan kemampuan menjaga amanah dalam melayani masyarakat.

Tak hanya itu, ia juga mengingatkan pentingnya menjaga suasana kondusif, termasuk di media sosial.

“Mari jadikan doa sebagai energi untuk saling menguatkan, bukan saling melemahkan. Hindari narasi negatif yang memicu kecurigaan, karena itu tidak sejalan dengan semangat Ramadan,” tegasnya.

Safari Ramadan ini menjadi bukti komitmen Pemko Batam untuk terus hadir hingga ke wilayah pulau-pulau penyangga, memastikan kebersamaan dan pembangunan dirasakan merata hingga ke pelosok. (r)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *