Siapa di Balik Gudang Beras Ilegal Batam yang Kembali Beroperasi?

Siapa di Balik Gudang Beras Ilegal Batam yang Kembali Beroperasi?
Gudang beras di Sei Harapan, Sekupang ini pernah digrebek ppenegak hukum, sekarang kembali beroperasi (ist)

Batam, Nagoyapos – Dugaan praktik ilegal peredaran beras kembali mencuat di Kota Batam. Sebuah gudang beras di kawasan industri Sei Harapan, Sekupang, Batam, didapati beroperasi normal meski sebelumnya pernah digerebek aparat. Aktivitas mencurigakan ini menimbulkan tanda tanya besar: siapa yang bermain di balik bisnis beras ilegal tersebut?

Berdasarkan informasi lapangan, gudang itu tidak hanya beroperasi tanpa izin, tetapi juga diduga melakukan praktik ilegal. Beras impor ilegal, lalu dikemas ulang menggunakan merek baru dengan nama lokal untuk dipasarkan.

Example 300x600

Seorang warga sekitar bernama Andi mengaku aktivitas gudang tersebut sudah berlangsung cukup lama.

“Kalau dari luar memang terlihat seperti gudang biasa. Kami baru tahu setelah ramai diberitakan pernah digerebek. Sekarang malah jalan lagi seperti biasa,” katanya.

Sementara itu, seorang pekerja yang ditemui di lokasi enggan berkomentar banyak.

“Saya tidak tahu, karena saya hanya pekerja,” ujarnya singkat.

Hingga kini, Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Batam belum memberikan keterangan resmi terkait temuan ini.

Diamnya pihak berwenang justru memicu kecurigaan publik, seakan-akan ada pembiaran terhadap aktivitas ilegal tersebut.

Masyarakat mendesak aparat kepolisian, Disperindag, dan instansi terkait segera bertindak tegas. Penindakan tidak hanya penting untuk membongkar praktik mafia beras ilegal, tetapi juga untuk melindungi masyarakat dari peredaran pangan yang tidak terjamin kualitas dan keamanannya.

Jika praktik ini dibiarkan, bukan tidak mungkin Batam akan menjadi pintu masuk strategis bagi beras oplosan maupun ilegal dari luar negeri. Publik pun bertanya-tanya: benarkah aparat tidak tahu, atau ada pihak yang menutup mata? (tim)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *