Austin, Nagoyapos.com – Pembalap muda Indonesia, Veda Ega Pratama, harus menelan pil pahit usai mengalami kecelakaan dan gagal finis dalam balapan Moto3 Amerika 2026. Padahal, Veda sempat tampil menjanjikan dan berpeluang besar meraih poin penting.
Mengawali balapan dari posisi keempat, Veda langsung menunjukkan performa solid di awal lomba. Ia mampu mempertahankan posisinya sebelum sempat melorot ke peringkat kedelapan akibat ketatnya persaingan di grup depan.
Tak tinggal diam, Veda kemudian mulai bangkit. Ia terlibat duel sengit memperebutkan posisi empat besar bersama Valentin Perrone dan Guido Pini. Bahkan, pembalap Indonesia ini sempat mencatatkan waktu lap tercepat di lap ketiga—menjadi sinyal kuat bahwa dirinya siap kembali ke barisan depan.
Namun, nasib berkata lain.
Memasuki lap kelima, Veda kehilangan kendali saat melibas tikungan. Ia mengalami high side, terlempar dari motor dengan cukup keras. Insiden tersebut membuat situasi semakin buruk ketika motor Veda menghalangi lintasan.
Pembalap Joel Esteban yang berada di belakang tak sempat menghindar dan menabrak motor Veda, hingga akhirnya ikut terjatuh.
Meski sempat bangkit dan berjalan menuju area aman, Veda dipastikan tidak dapat melanjutkan balapan. Kesempatan meraih poin pun sirna di seri ini.
Akibat hasil tersebut, Veda Ega kini turun ke peringkat ketujuh klasemen sementara Moto3 dengan koleksi 27 poin. Ia tertinggal cukup jauh, yakni 38 poin, dari pemuncak klasemen Maximo Quiles.
Hasil ini menjadi pukulan bagi Veda, namun peluang untuk bangkit di seri berikutnya masih terbuka lebar. Para penggemar tentu berharap pembalap muda Tanah Air ini bisa kembali tampil kompetitif dan mengejar ketertinggalan di klasemen. (r)


















