BP Batam Sambut Baik Kolaborasi Semarakkan Piala Dunia 2026

Ariastuty Sirait menerima audiensi Yenni Marlinda di BP Batam, Selasa (5/5), membahas kolaborasi menyemarakkan FIFA World Cup 2026 sekaligus mendorong geliat UMKM melalui agenda nonton bareng.

Batam-(NagoyaPos.Com) – Anggota/Deputi Bidang Pelayanan Umum BP Batam, Ariastuty Sirait menerima kunjungan silaturahmi dan audiensi Kepala Stasiun TVRI Kepulauan Riau, Yenni Marlinda, di Gedung Annex 2 BP Batam, Batam Centre, Selasa (5/5).

Pertemuan tersebut membahas kolaborasi dalam menyemarakkan ajang FIFA World Cup 2026 yang akan berlangsung mulai 11 Juni hingga 19 Juli 2026. TVRI sendiri telah ditetapkan sebagai pemegang hak siar resmi Piala Dunia 2026 di Indonesia dan akan menayangkan seluruh pertandingan secara gratis melalui TVRI Nasional dan TVRI Sport.

Example 300x600

Ariastuty menyambut baik kolaborasi tersebut sebagai bagian dari upaya menghadirkan ruang interaksi positif bagi masyarakat sekaligus membangun semangat kebersamaan melalui olahraga.

Menurutnya, TVRI sebagai media publik memiliki peran strategis, tidak hanya dalam menyampaikan informasi pembangunan dan kebijakan pemerintah, tetapi juga menghadirkan hiburan berkualitas yang dapat dinikmati seluruh lapisan masyarakat.

Ia menegaskan, BP Batam di bawah kepemimpinan Amsakar Achmad dan Li Claudia Chandra siap mendukung berbagai bentuk kolaborasi lintas sektor demi menyukseskan momentum Piala Dunia.

“Kami menyambut baik kolaborasi ini dan berharap seluruh kegiatan dapat terlaksana dengan baik dan lancar,” ujar Ariastuty.

Sementara itu, Yenni Marlinda mengapresiasi dukungan BP Batam dalam membangun semangat masyarakat menyambut Piala Dunia.

Ia menjelaskan, masyarakat dapat menyaksikan seluruh pertandingan melalui siaran TVRI Nasional dan TVRI Sport menggunakan antena UHF pada televisi digital. Bagi pengguna televisi analog, cukup menambahkan perangkat set top box (STB) agar dapat mengakses siaran.

Selain siaran langsung, TVRI Kepri juga menyiapkan berbagai kegiatan pendukung, termasuk agenda nonton bareng (nobar) yang diyakini dapat memberikan dampak ekonomi bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

Menurut Yenni, euforia Piala Dunia memiliki potensi besar untuk meningkatkan aktivitas ekonomi masyarakat, khususnya sektor kuliner dan usaha kecil yang terlibat dalam kegiatan nobar.

“Euforia Piala Dunia kami harap bisa memberikan dampak positif bagi pelaku UMKM di Kepulauan Riau dan Batam khususnya,” katanya.

Melalui kolaborasi BP Batam, TVRI Kepri, dan berbagai pihak lainnya, diharapkan momentum Piala Dunia 2026 tidak hanya menjadi hiburan bagi masyarakat, tetapi juga mampu menjadi penggerak ekonomi lokal. (*)

 

 

Reporter : RY

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *