Batam, Nagoyapos -Kepedulian terhadap kesehatan dan gizi anak terus ditunjukkan oleh Majelis Taklim As Syifa Kota Batam. Melalui aksi nyata, As Syifa menggelar pembagian susu gratis yang menyasar anak-anak panti asuhan di tiga kecamatan, yakni Sekupang, Bengkong, dan Batam Kota.
Kegiatan yang dirangkai dengan sholawatan bersama ini dilaksanakan pada Minggu, 19 Januari 2026, dan berlangsung di lima panti asuhan, yaitu Nur Rizkillah, As Salam, Anak Cemerlang, Al Aqsha, dan Ridho Illahi.
Program pembagian susu gratis ini merupakan bagian dari komitmen Majelis Taklim As Syifa dalam mendukung program nasional dan daerah di bidang kesehatan, khususnya peningkatan gizi bagi anak-anak yang berada di panti asuhan.
Ketua As Syifa Kota Batam, Aniek Widi, mengatakan bahwa pembagian susu gratis telah menjadi program prioritas Majelis Taklim As Syifa sebagai bentuk kepedulian terhadap tumbuh kembang generasi muda.
“Program pembagian susu gratis bagi penghuni panti asuhan di Kota Batam merupakan program prioritas Majelis Taklim As Syifa. Selain pembagian susu, kami juga menggelar sholawatan bersama pengurus majelis, pengelola, dan anak-anak panti asuhan,” ujar Aniek.
Ia menjelaskan, kegiatan sosial ini telah berjalan lebih dari satu tahun. Namun, di awal tahun 2026, program tersebut dikemas secara lebih luas dengan melibatkan Majelis Taklim As Syifa di tingkat kecamatan sekaligus menjadi ajang silaturahmi antar pengurus dan panti asuhan.
“Karena masih di awal tahun 2026, kegiatan ini kami gabungkan dengan majelis taklim di masing-masing kecamatan. Ini sekaligus mempererat silaturahmi antara pengurus As Syifa dan panti asuhan,” terangnya.
Aniek berharap, aksi kepedulian ini dapat menginspirasi lembaga dan organisasi non-pemerintah lainnya untuk turut berkontribusi dalam meningkatkan asupan gizi anak-anak, khususnya mereka yang tinggal di panti asuhan di Kota Batam.
Menurutnya, kegiatan As Syifa dapat terus berjalan berkat dukungan pengurus dan para donatur yang secara konsisten menyisihkan sebagian rezekinya untuk membantu mereka yang membutuhkan.
“Kami berharap kegiatan pembagian susu gratis ini bisa terus berlanjut di momentum lainnya dan melibatkan lebih banyak pihak yang peduli pada isu kesehatan, sosial, budaya, dan keagamaan,” tegas Aniek. (r)


















