Batam, Nagoyapos.com – Warga Kota Batam kembali dibuat resah dengan maraknya aksi pencurian bermodus baru. Kali ini, pelaku diduga menyamar sebagai petugas provider internet atau teknisi wifi untuk mengelabui penghuni rumah sebelum melancarkan aksinya.
Modus tersebut menyasar rumah yang dalam kondisi sepi atau hanya dihuni anak-anak saat orang tua sedang bekerja.
Aksi mencurigakan itu terekam kamera CCTV di Perumahan Taman Raya Tahap 2 RT 002 RW 011, Kelurahan Belian, Kecamatan Batam Kota, Rabu (13/5/2026) sekitar pukul 16.00 WIB.
Rekaman video kemudian viral di sejumlah grup WhatsApp warga dan memicu kekhawatiran masyarakat.
Dalam video yang beredar, pelaku disebut datang dengan berpura-pura sebagai teknisi internet yang hendak melakukan pengecekan jaringan wifi di rumah warga.
Dengan penampilan yang meyakinkan, pelaku mencoba masuk ke dalam rumah untuk mencari kesempatan mengambil barang berharga seperti telepon genggam, dompet hingga barang elektronik lainnya.
Warga sekitar menyebut modus pencurian seperti ini cukup berbahaya karena memanfaatkan kelengahan penghuni rumah.
Pelaku disebut kerap datang pada jam-jam tertentu ketika rumah hanya ditinggali anak-anak atau dalam kondisi kosong.
Situasi tersebut membuat aksi pencurian lebih mudah dilakukan tanpa menimbulkan banyak kecurigaan dari lingkungan sekitar.
“Sekarang modusnya makin macam-macam. Mereka pura-pura jadi petugas wifi supaya bisa masuk rumah,” ujar salah seorang warga sekitar.
Masyarakat pun diimbau untuk tidak mudah membukakan pintu kepada orang asing yang datang tanpa pemberitahuan resmi.
Warga Diminta Waspada
Warga diminta memastikan identitas petugas dengan memeriksa kartu pengenal, seragam resmi hingga melakukan konfirmasi langsung kepada pihak provider internet terkait sebelum mengizinkan seseorang masuk ke rumah.
Kapolresta Barelang, Anggoro Wicaksono, sebelumnya juga telah mengingatkan masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan terhadap berbagai bentuk tindak kriminal yang terus berkembang.
Menurutnya, pelaku kejahatan selalu mencari celah dengan memanfaatkan situasi dan kelengahan warga.
“Kami mengimbau masyarakat untuk lebih waspada dan hati-hati. Berbagai modus kejahatan harus diantisipasi dengan kewaspadaan dan kepekaan terhadap situasi lingkungan sekitar,” ujarnya.
Ia menambahkan, pihak kepolisian terus melakukan patroli pengawasan serta pengungkapan kasus guna menekan angka kriminalitas di wilayah Batam.
Kapolresta juga menegaskan pentingnya peran aktif masyarakat dalam mencegah aksi kejahatan di lingkungan permukiman.
Warga diminta segera melapor kepada aparat kepolisian maupun pengurus lingkungan apabila menemukan orang mencurigakan yang berkeliaran di kawasan perumahan.
Dengan meningkatnya kewaspadaan bersama, diharapkan aksi kriminal bermodus teknisi wifi palsu tersebut dapat dicegah sebelum menimbulkan korban lebih banyak.
Editor: Risman


















